Peluncuran Sky Digital, Pelaku Usaha Industri Printing masih Optimistis

Sugeng Sumariyadi
21/4/2026 15:58
Peluncuran Sky Digital, Pelaku Usaha Industri Printing masih Optimistis
Sutiyo, Juru Bicara PT Putra Mutiara Jaya memperlihatkan mesin digital printing terbaru yang diluncurkan Sky Digital(MI/SUMARIYADI)

PARA pelaku usaha di sektor industri digital printing optimistis prospek usaha mereka masih menjanjikan. Meski pengaruh global yang ditimbulkan oleh perang antara AS dan Israel dengan Iran sangat besar, mereka yakin bisa mengatasi gejolak.

"Kami masih optimistis usaha ini masih akan terus berkembang. Kondisi terkini, pada April ini yang kami rasakan ialah mulai adanya kenaikan usaha. Semoga ini bisa berjalan baik hingga akhir tahun," ungkap H Sutiyo, Juru Bicara PT Putra Mutiara Jaya, saat peluncuran mesin-mesin printing Sky Digital, di Bandung Convention Center, Kota Bandung, Selasa (21/4).

Dia mengakui, kondisi bisnis digital printing dari satu daerah berbeda dengan daerah lain. Di Jawa Tengah yang tertinggi ialah produk stiker, Jakarta industri sublimasi dan Jawa Barat merata.

Namun, sering terjadi setiap tahun, saat Idul Fitri pasar menurun. Satu bulan setelah Lebaran, pasar baru berdenyut kembali.

Terkait situasi global yang mempengaruhi harga plastik, Sutiyo mengakui kenaikan plastik yang mencapai 15%-20% akan mempengaruhi industri printing. Kebanyakan pelaku usaha menggunakan bahan baku plastik terpaksa harus mengurangi impor.

"Yang pasti, kami harus melakukan penghitungan kembali. Kami tidak bisa melakukan impor besar lagi, karena kenaikan harga akan sangat mempengaruhi konsumen," tambah Kepala PT Mutiara Jaya Cabang Solo itu.

Namun, lanjut dia, sampai saat ini, para pelaku usaha belum mengalami dampak berupa penurunan penjualan. Mereka masih menggunakan bahan baku yang diperoleh beberapa waktu sebelum perang terjadi.

"Kami berharap perang segera berakhir. Krisis bahan baku bisa kita lewati dan pelaku usah bisa kembali seperti di awal," tambah Wenardi,
Kepala PT Putra Mutiara Jaya Cabang Surabaya.


Sudah menjual 150 mesin


Sementara itu, terkait peluncuran Sky Digital, PT Putra Mutiara Jaya mendatangkan mesin-mesin printing digital canggih dari China dan Jepang.

"Sebelum peluncuran di Bandung, kami sudah melakukan open house di Solo, Surabaya dan Denpasar. Hasilnya, sebanyak 150 mesin terjual hanya dalam waktu beberapa hari," ujar Sutiyo.

Sejak 2013 PT Putra Mutiara Jaya sudah menjadi partner terpercaya bagi kebutuhan digital printing. Di dunia bisnis printing, inovasi dan teknologi berkembang semakin pesat, dengan peluang bisnis menjadi semakin besar disertai dengan tantangan yang semakin kompleks.

Sky Digital, yang diluncurkan PT Putra Mutiara Jaya menjadi brand yang menghadirkan lini mesin digital printing terbaik dengan teknologi terbaru. Kehadirannya untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan solusi di bisnis digital printing di Indonesia.

Sky Digital menyediakan mesin sublimasi, DTF, heat press, cutting laser, mesin UV, ecosolvent, mesin outdoor, mesin laminasi otomatis, hingga mesin printing industrial untuk tekstil.

Selain itu, Sky Digital juga menyediakan bahan baku dan suku cadang.  Perusahan melengkapinya dengan after sales yang prima dan dukungan personil yang profesional, sehingga layanan terbaik akan senantiasa dihadirkan bagi setiap pelanggan.

Layanan Sky Digital sudah hadir di sejumlah cabang di Indonesia, diantaranya Bandung, Solo, Surabaya, Bali, dan Pekanbaru.

"Dalam waktu dekat, kami juga akan hadir di Jakarta dan Makassar," tambah Sutiyo.

Dalam peluncuran Sky Digital di Bandung juga digelar Live Demonstration Machine, Business Consultation bersama Sky Digital & Mimaki Indonesia, Free Business Seminar & Consultation dari BCA serta Networking profesional industri printing.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner