Polisi Usut Dugaan Kelalaian Perawatan Bayi di RSHS

Bayu Anggoro
14/4/2026 18:58
Polisi Usut Dugaan Kelalaian Perawatan Bayi di RSHS
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKB Anton(MI/BAYU ANGGORO)

POLRESTABES Bandung tengah mendalami dugaan kasus kelalaian dalam perawatan bayi yang terjadi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap adanya potensi pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) hingga indikasi tindak pidana.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKB Anton, mengonfirmasi pihaknya sedang melakukan serangkaian penyelidikan intensif. Hal ini merupakan tindak lanjut atas adanya bayi di RSHS yang hendak dibawa oleh orang lain.

"Kami sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan betul terkait kejadian tersebut, apakah ada indikasi tindak pidana atau pelanggaran SOP oleh pihak rumah sakit," ujarnya, di Bandung, Selasa (13/4).

Terkait temuan gelang penanda yang terlepas, Anton menegaskan bahwa kepolisian tidak ingin berspekulasi terlalu dini. Tim penyidik saat ini sedang meneliti apakah peristiwa tersebut terjadi karena faktor ketidaksengajaan atau ada unsur kesengajaan.

"Kami sedang meneliti apakah itu murni kesengajaan atau ada hal lain. Misalnya, terlepas tanpa sengaja. Namun, jika nanti terbukti label tersebut langsung digunting tanpa sesuai SOP, maka ada indikasi perbuatan pidana di situ," tegasnya.

Disinggung kemungkinan orangtua bayi akan mengajukan tes DNA mengingat bayi sempat digendong pihak lain selama masa perawatan di RSHS, Anton menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan penuh.

"Kalaupun pihak keluarga menginginkan tes DNA, bisa dipastikan akan kami fasilitasi," katanya.

Meski demikian, hingga saat ini Polrestabes Bandung belum menerima permohonan resmi dari pihak keluarga terkait pelaksanaan tes DNA tersebut.

Anton menambahkan, meski belum ada laporan resmi secara tertulis, penyidik telah bergerak proaktif menjalin komunikasi dengan orangtua bayi.

"Ibu korban sudah berkomunikasi dengan kami. Kami akan mendalami keterangan dari sisi orangtua korban, pihak orangtua lain yang terlibat, serta manajemen rumah sakit. Hasil investigasi akan kami sampaikan lebih lanjut," tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner