Majalengka Targetkan Pembangunan 3.000 Rumah Subsidi

Nurul Hidayah    
10/4/2026 18:41
Majalengka Targetkan Pembangunan 3.000 Rumah Subsidi
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DKPP) Kabupaten Majalengka Sidarta(MI/NURUL HIDAYAH)

DINAS Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DKPP) Kabupaten Majalengka menargetkan pembangunan 3.000 unit rumah subsidi.

“Kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program perumahan subsidi,” tutur Kepala DKPP Kabupaten Majalengka, Sidarta, Jumat (10/4).

Tahun lalu, lanjut dia, Pemkab Majalengka merealisasikan pembangunan rumah subsidi sebanyak 1.003 unit. Jumlah tersebut melampaui target awal pembangunan rumah subsidi sebanyak 1.000 unit.

“Keberhasilan ini menjadi fondasi optimisme kami untuk menaikkan target secara signifikan di tahun berjalan ini,” tuturnya.

Tahun ini sebanyak 3.000 unit rumah subsidi ditargetkan dibangun di Kabupaten Majalengka. “Hingga saat ini, ketersediaan hunian yang sudah terdata mencapai 1.406 unit yang dikelola oleh 44 pengembang yang aktif di Majalengka," jelas Sidarta.

Dia menambahkan bahwa pembangunan ini harus memberikan dampak langsung bagi industri lokal, terutama pengrajin genteng di wilayah Jatiwangi. Melalui program "Gentengisasi", pemerintah mendorong agar kebutuhan material atap untuk ribuan rumah tersebut disuplai oleh Industri Kecil Menengah (IKM) genteng tanah liat lokal.

"Kami ingin memastikan pembangunan perumahan ini menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif. Selain membuka lapangan kerja bagi tenaga konstruksi, kehadiran proyek-proyek ini juga menghidupkan UMKM di sekitar lokasi dan mengutamakan pemasok material bangunan terdekat untuk efisiensi," tambahnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengatasi masalah keterbatasan hunian (backlog) di Kabupaten Majalengka, tetapi juga menjadi mesin penggerak bagi kebangkitan industri genteng Jatiwangi yang menjadi identitas kebanggaan daerah.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner