Pemkab Cianjur Siaga Hadapi Potensi Kemarau Panjang

Benny Bastiandy
07/4/2026 17:48
Pemkab Cianjur Siaga Hadapi Potensi Kemarau Panjang
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.(MI/Benny Bastiandi)

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, ancang-ancang menghadapi potensi kemarau. Terutama kesiapan di sektor pertanian yang diprediksi bakal terdampak.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan pemerintah daerah sudah membahas bakal terjadinya potensi kemarau yang diprediksi berlangsung panjang. Kondisi itu perlu diantisipasi lebih awal mengingat harus ada langkah strategis agar dampaknya bisa diminimalkan.

"Sesuai prediksi, La Nina akan segera berakhir. Sekarang mulai bergeser ke El Nino. Sudah kita bahas sejak jauh-jauh hari berkaitan hal ini. Kami bersiap menghadapi kemarau yang diperkirakan bakal terjadi cukup ekstrem," kata Wahyu, belum lama ini.

Langkah strategis yang akan diambil pemerintah daerah salah satunya kesiapan pemenuhan stok kebutuhan pasokan air bagi lahan pertanian. Di antaranya dilakukan dengan penyiapan infrastruktur irigasi.

"Dampak kemarau itu biasanya berdampak terhadap potensi kekeringan lahan pertanian, krisis air bersih untuk masyarakat, serta potensi kebakaran hutan dan lahan," terangnya.

Selain irigasi, pada sektor pertanian, khususnya padi sawah, perlu dipersiapkan juga bibit berkualitas serta ketersediaan pupuk. Saat ini, pemerintah daerah setempat sedang menyusun kajian terkait langkah antisipasi yang akan diambil.

"Saat ini kita sedang buat kajian dan selanjutnya mungkin akan dikeluarkan surat edaran," ucapnya.

Pemkab Cianjur juga memetakan sejumlah wilayah yang merupakan langganan kekeringan saat musim kemarau. Di antaranya berada di Kecamatan Cilaku, Cibeber, Sukaluyu, dan beberapa daerah lainnya.

"Ada daerah-daerah di Cianjur yang merupakan langganan kekeringan setiap kali kemarau," pungkasnya. (BB/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner