Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata. Tidak sedikit masyarakat dan kalangan usaha yang ikut membantu.
Salah satu dari mereka ialah Hartono Soekwanto. Yang terbaru, pengusaha yang dikenal sebagai Bos Koi ini membantu pembangunan rutilahu milik warga Kabupaten Bandung.
Kali ini, rumah milik Saparudin, 56, warga Dusun Babakan Cikeruh RT 02 RW 14, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, yang sebelumnya dalam kondisi memperihatinkan akhirnya diperbaiki melalui kolaborasi berbagai pihak.
Bos Koi, Hartono Soekwanto, turut menyumbangkan materinya untuk pembangunan rutilahu tersebut, Minggu (5/4). Hartono mengaku dirinya tidak menghitung berapa banyak rumah yang telah ia bantu perbaiki.
"Saya membantu karena ingin membahagiakan orang lain. Kita membahagiakan orang itu sebagian dari ibadah. Jadi intinya tidak ada orang yang miskin karena bersedekah. Itu tidak ada,” katanya.
Pembangunan rutilahi ini mendapat dukungan dan dihadiri presenter dan publik figur, Irfan Hakim. Artis asal Bandung ini mengatakan, di era media sosial saat ini, kebaikan perlu disebarkan agar bisa menginspirasi lebih banyak orang.
“Dengan adanya sosial media kita bisa tahu lebih banyak dan menyampaikan lebih bebas. Kebaikan ini juga harus disiarkan supaya menginspirasi banyak orang dan membuka mata bahwa masih banyak orang yang hidup di bawah standar,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar selalu bersyukur dan menjaga kerukunan. “Jangan berantem. Kadang ketika susah adem ayem, tapi ketika sudah ada kenyamanan dan harta justru jadi sumber pertikaian. Mudah-mudahan warga Kabupaten Bandung tetap balageur."
Dihuni 12 orang
Saparudin mengaku sangat terharu rumahnya akhirnya diperbaiki setelah bertahun-tahun dalam kondisi rusak. Rumahnya dihuni bersama 12 anggota keluarga.
“Saya merasa terharu. Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Tidak menyangka banyak yang peduli seperti Pak Wakil Bupati dan Pak Hartono datang langsung ke sini,” ungkapnya.
Dia juga menyebut selama proses pembangunan rumah, dirinya dan keluarga telah disiapkan rumah kontrakan sementara. "Alhamdulillah sudah disiapkan juga kontrakan.:
Sementara itu, Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, mengatakan program Rutilahu merupakan hasil kolaborasi pemerintah, desa, donatur dan masyarakat.
"Hari ini saya datang ke lokasi, tapi bukan saya sendiri. Saya bersama Kang Irfan, Pak Hartono, dan juga tim. Alhamdulillah ada sumbangsih juga dari Kang Irfan dan Pak Hartono untuk membantu membenahi rutilahu bagi masyarakat,” katanya.
Dia mengakui informasi mengenai rumah tidak layak huni seringkali diketahui dari laporan masyarakat, termasuk melalui media sosial.
“Karena kemarin sempat ramai juga di media sosial. Alhamdulillah dengan adanya media sosial, pemerintah juga bisa mengetahui apa yang terjadi di masyarakat,” katanya.
Donasi gotong royong
Sementara itu, inisiator perbaikan rumah layak huni, Yudha, mengatakan pembangunan rumah dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, donatur, dan swadaya masyarakat.
“Alhamdulillah kita bisa berkolaborasi dengan desa dan para donatur untuk pembangunan rumah ini,” tandasnya.
Bantuan program Rutilahu pemerintah sebesar Rp20 juta. Rumah Saparudin mendapat sumbangan bantuan dari donatur dan swadaya masyarakat, di antaranya Hartono Soekwanto, Irfan Hakim, Oghel Zulvianto, Anggota DPR RI Ahmad Heryawan dan beberapa donatur lainnya.
“Alhamdulillah terkumpul dari swadaya dan donatur. Kalau dari RAB totalnya sekitar Rp54 jutaan,” jelasnya.
Selain pembangunan rumah, pihaknya juga berencana membantu membuat warung agar keluarga penerima bantuan memiliki usaha dan penghasilan.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved