Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSAKSI keuangan pada masa Ramadan dan Idul Fitri 2026 dipastikan akan meningkat. Untuk itu, Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat menyiapkan uang tunai guna mengamankan aktivitas yang dilakukan masyarakt.
"Kesiapan likuiditas menjadi bagian dari strategi akselerasi yang bertumbuh guna menjaga momentum konsumsi domestik sekaligus memperkuat perputaran ekonomi kerakyatan di berbagai daerah," ungkap Regional CEO Bank Mandiri Region VI / Jawa Barat Nila Mayta Dwi Rihandjani, di Bandung, Sabtu (7/3).
Tahun ini, Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Bank pemerintah ini berkomitmen mendukung kelancaran aktivitas ekonomi nasional selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Bank Mandiri, tahun ini, mengusung tema “Hargai Momen Keberkahan, Tunaikan Ibadah Penuh Ketakwaan.”
Melalui penguatan ekosistem layanan yang terintegrasi di seluruh Indonesia, Bank Mandiri Region VI/ Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Alokasi tersebut meningkat 5% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,36 triliun, seiring dengan proyeksi kenaikan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan suci hingga puncak arus mudik dan Idul Fitri.
Berbasis ekosistem
Lebih jauh, Nila Mayta mengatakan, langkah ini dirancang melalui perencanaan likuiditas yang prudent dan berbasis proyeksi transaksi nasional. Selain itu juga diperkuat optimalisasi infrastruktur distribusi dan teknologi.
Menurut dia, pendekatan berbasis ekosistem tersebut memastikan kecukupan likuiditas, stabilitas layanan, serta menghadirkan keunggulan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.
“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal,” tandasnya.
Nila menjelaskan, rata-rata kebutuhan pengisian uang tunai diperkirakan mencapai Rp120 juta hingga Rp130 juta per hari, seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi, pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) aparatur sipil negara (ASN), serta mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 H.
Proyeksi tersebut disusun berdasarkan pola historis transaksi dan tren pertumbuhan ekonomi domestik yang menunjukkan peningkatan signifikan selama periode Ramadan dan Lebaran.
Serambi
Dalam rangka mendukung kelancaran distribusi uang layak edar selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Bank Mandiri berpartisipasi aktif dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Upaya itu dilakukan melalui layanan penukaran uang Rupiah baru dan layak edar dengan mekanisme pemesanan digital di aplikasi PINTAR BI serta kas keliling dan titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah.
Partisipasi ini menjadi bagian dari sinergi yang terintegrasi antara industri perbankan dan otoritas moneter untuk memastikan proses penukaran berlangsung tertib, aman, dan mendukung stabilitas sistem pembayaran di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Idul Fitri.
Langkah ini memperkuat kesiapan Bank Mandiri dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran sekaligus mendukung akselerasi yang bertumbuh melalui optimalisasi manajemen likuiditas dan infrastruktur transaksi digital
Selain kesiapan uang tunai dan likuiditas transaksi antarbank, Bank Mandiri memastikan seluruh channel layanan elektronik beroperasi optimal selama periode libur Lebaran.
Bank berkode emiten BMRI ini mengoperasikan 1.194 unit ATM/CRM serta 16.209 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional.
Livin' by Mandiri
Nila menambahkan, nasabah juga dapat mengoptimalkan berbagai kebutuhan transaksi perbankan maupun gaya hidup melalui Livin’ by Mandiri yang kini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 4,6 juta pengguna terdaftar.
Melalui layanan digital ini, masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan bulanan & e-commerce, top up e-money maupun e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS. Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, hingga tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini.
“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” imbuhnya.
Sementara itu, bagi masyarakat yang belum memiliki kartu Mandiri e-money, Bank Mandiri menyiapkan stok hingga 1,1 juta kartu yang tersedia di cabang, fitur Sukha di Livin’ by Mandiri, jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, outlet resmi Bank Mandiri di berbagai platform e-commerce, serta vending machine di sejumlah titik transportasi dan stasiun.
Ketersediaan kartu ini diharapkan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dari sisi ekosistem usaha, Livin’ Merchant telah dimanfaatkan oleh 300 ribu pelaku UMKM, sedangkan Kopra by Mandiri digunakan oleh 27.077 pengguna dari segmen pebisnis untuk mendukung pengelolaan transaksi dan cash management secara terintegrasi.
“Melalui penguatan ekosistem digital yang terhubung dari ritel hingga wholesale, Bank Mandiri menghadirkan keunggulan berkelanjutan dalam layanan perbankan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah dan pelaku usaha di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Bank Mandiri, lanjut Nila, juga memastikan kesiapan jaringan teknologi informasi secara optimal dengan membentuk tim monitoring IT yang siaga 24 jam guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada seluruh channel pembayaran elektronik.
Dengan langkah-langkah tersebut, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional pada momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved