Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH bertekad mendorong terciptanya swasembada energi. Salah satu upayanya dilakukan dengan membangun Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan di Kalimantan Timur. Ini merupakan proyek pengembangan kilang Balikpapan
Fasilitas ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, memperbaiki kualitas BBM, serta menekan harga pokok produksi.
Dengan upaya itu, tentu saja tidak cukup. Pengamat ekonomi dari Universitas Pasundan Bandung, Acuviarta Kartabi, melihat upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
"Bahkan, banyak kenyataan di lapangan yang memperlihatkan bahwa pemerintah belum serius menuju swasembada energi. Pembangunan kilang minyak baru oleh Pertamina, seperti dinyatakan Menteri Keuangan, ternyata tidak pernah dilakukan. Padahal Pertamina pada 2017 lalu sudah berjanji akan membangun kilang baru," jelasnya dalam diskusi ekonomi yang digelar Ikatan Wartawan Ekonomi Bandung (IWEB), Selasa (20/1).
Kondisi itulah yang membuat produksi minyak mentah Indonesia dijual ke Singapura. Indonesia lebih memilih mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura.
Menurut Acuviarta, Indonesia sudah menjadi negara net importir. Ladang minyak baru sulit ditemukan.
Untuk itu, Indonesia harus mulai mengganti energi di pembangkit dengan energi baru terbarukan (EBT).
"Namun, sampai saat ini, saya tidak melihat ada langkah sistematis Indonesia untuk mengurangi net impor dengan EBT itu. Meski, pemerintah mengklaim pada 2025 lalu, bauran EBT mencapai 15,85%," tandasnya.
Produksi minyak Indonesi masih rendah hanya 606 ribu-607 ribu barel per hari. Sementara kebutuhan mencapai 1,7 juta barel per hari.
Sebatas spirit
Acuviarta menyimpulkan upaya Indonesia mewujudkan swasembada energi masih jauh. Salah satu indikatornya, Pertamina seharusnya sudah membangun kilang baru.
"Tapi sampai saat ini tidak ada. Progres yang dilakukan Pertamina tidak ada," tandasnya.
Dia menyimpulkan arah kebijakan narasi prioritas nasional hanya spirit, tidak didukung langkah perencanaan dan teknis. Itu hanya janji belaka.
"Swasembada energi didengungkan sejak masa reformasi. Sudah ada cetak biru Kemandirian Swasembada Energi 2011-2025. Namun, sampai hari ini tidak terlihat hasilnya," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Acuviarta menyarankan pemerintah untuk berkonsentrasi pada dua sumber energi, yakni panas bumi dan gas alam. Indonesia memiliki potensi keduanya dalam jumlah yang besar, dan menjadi salah satu negara terbesar yang memilikinya.
"Di Estonia, dengan hanya mengembangkan panas bumi, investasi berbondong-bondong datang, karena adanya energi murah. Gas bumi kita bisa dikembangkan untuk masuk ke jaringan pipa dan dialirkan ke rumah-rumah, sehingga pemerintah tidak perlu terus menerus impor elpiji," tandasnya.
Kebijakan energi
Pada kesempatan yang sama, pengamat energi dari Universitas Padjadjaran Yayan Satyaki menyatakan swasembada dan ketahanan energi dipengaruhi kebijakan energi yang berdasarkan penataan sumber daya energi yang dimiliki.
“Sejauh ini, aspek ketersediaan energi di Indonesia itu hanya untuk 12 hari cadangan. Sudah saatnya, pemerintah bekerja keras mengembangkan renewable energy,” tambahnya.
Untuk itu, langkah strategis harus dilakukan Pertamina dan PLN sebagai produsen energi.
Sementara itu, analis kebijakan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bonti Wiradinata mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40/2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN).
"Aturan tersebut merupakan tonggak penting transformasi sistem energi Indonesia menuju ketahanan energi, keberlanjutan lingkungan, dan pencapaian net zero emission (NZE) pada 2060. Kebijakan itu menetapkan target ambisius, antara lain peningkatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) hingga 70-72% pada 2060 serta penurunan emisi sektor energi hingga 129 juta ton CO," tambahnya.
Hasil analisis kebijakan, lanjut dia, menunjukkan tantangan aturan itu bukan terletak pada desain kebijakan, melainkan pada risiko kesenjangan implementasi. Penyebabnya ketergantungan energi fosil, fragmentasi tata kelola lintas sektor, keterbatasan pendanaan, dan dinamika politik-ekonomi transisi energi.
Bonti menyebutkan opsi kebijakan transisi bertahap dengan penguatan tata kelola bisa dipilih pemerintah. Fokusnya pada peningkatan koordinasi lintas sektor, insentif investasi EBT, dan evaluasi berkala.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved