Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah menyusun berbagai langkah strategis menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini. Upaya itu dilakukan untuk lebih mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah.
Kepala Bapenda Kabupaten Cianjur, Cicih Permasih, memandang perlu melakukan berbagai langkah strategis agar penerimaan pajak dan retribusi daerah bisa lebih optimal. Di antara langkah strategis itu dilakukan melalui berbagai inovasi, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, serta penguatan sinergitas lintas sektor.
"Termasuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak untuk mendongrak penerimaan PAD," ungkapnya, didampingi Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Cianjur, Lucky Hermansyah, Jumat (2/1).
Bukukan penerimaan Rp389,4 miliar
Pada 2025, realisasi penerimaan pajak daerah yang tercatat hingga 31 Desember mencapai Rp389,4 miliar. Secara persentase, capaiannya sekitar 92,85% dari target yang ditetapkan sebesar Rp419,4 miliar.
Cicih menyebut, dilihat dari sisi persentase, realisasi penerimaan pajak daerah sepanjang 2025 relatif belum optimal. Namun, dari nilai akumulasi secara nominal terjadi peningkatan yang cukup signifikan.
Dia membandingkan dengan realisasi penerimaan pajak daerah pada 2024. Pada tahun itu Bapenda Kabupaten Cianjur membukukan penerimaan pajak daerah sebesar Rp291,4 miliar atau 104,68% dari target sebesar Rp278 miliar.
"Penerimaan pajak daerah pada 2025 meningkat sekitar Rp98 miliar dibanding 2024," ucapnya.
Beberapa sektor pajak daerah berkontribusi positif terhadap realisasi penerimaan sepanjang 2025, bahkan melampaui target. Catatan Bapenda Kabupaten Cianjur, sektor pajak daerah yang memperlihatkan kinerja sangat positif terhadap penerimaan yakni pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
Sektor ini mencatat realisasi penerimaan tertinggi dengan capaian 151,90%. Kemudian pajak sarang burung walet sebesar 113,02%, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) juga melampaui target dengan realisasi penerimaan 101,04%, dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terealisasi sebesar 100,03%.
Terdapat juga jenis pajak lainnya yang menunjukkan kinerja positif namun belum sepenuhnya mencapai target. Antara lain pajak air tanah yang realisasinya sebesar 96,67%, pajak reklame realisasinya sebesar 94,54%, dan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan realisasi 91,87% dari target yang ditetapkan.
"Sementara itu, ada juga yang realisasinya di bawah 90% yakni opsen BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) sebesar 84,32% dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) 75,87%," imbuh Cicih.
Relaksasi
Di tengah berbagai upaya menggenjot penerimaan pendapatan daerah, Bapenda Kabupaten Cianjur memberikan kebijakan relaksasi kepada masyarakat pada 2025. Upayanya dilakukan dengan menerapkan program diskon BPHTB serta pengurangan PBB bagi wajib pajak orang pribadi.
"Program ini merupakan bentuk pelayanan dari pemerintah daerah kepada masyarakat dengan tujuan memudahkan dan meringankan," tegasnya.
Cicih menuturkan, berbagai pajak yang diterima pemerintah daerah tentunya dimanfaatkan kembali bagi masyarakat. Terutama untuk menyokong pembangunan di segala bidang.
"Kami, Bapenda Kabupaten Cianjur atas nama pemerintah daerah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak atas partisipasi dan kepatuhannya memenuhi kewajiban perpajakan daerah," pungkasnya.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved