Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG tutup tahun 2025, isu penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat 2026 kembali menjadi perhatian publik.
Hingga akhir tahun, Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 belum mengalami revisi, meskipun sebelumnya Gubernur secara terbuka menyatakan kesiapan untuk merevisi Surat Keputusan tersebut apabila terbukti bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Barat, Muhamad Sidarta, menilai komitmen tersebut patut diapresiasi. Namun, belum terealisasinya revisi hingga akhir tahun disebut terjadi akibat kendala birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Publik menunggu konsistensi dan komitmen seorang gubernur yang dinilai memiliki kredibilitas dan integritas. Revisi SK UMSK ini bukan soal politik, tapi soal kepastian hukum,” ujarnya, dalam refleksi akhir tahunnya, Rabu (31/12).
Menurut dia, persoalan utama dalam polemik UMSK Jawa Barat 2026 bukan terletak pada besaran upah, melainkan pada dasar hukum yang digunakan dalam penetapannya. Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama ini menekankan bahwa UMSK hanya dapat diberikan kepada sektor dengan tingkat risiko kerja tinggi dan sangat tinggi.
Pendekatan tersebut, tambah Sidarta, dimaksudkan sebagai bentuk kehati-hatian. Namun secara yuridis, PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan sebagai dasar penetapan UMSK tidak mensyaratkan klasifikasi risiko kerja. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa UMSK ditetapkan berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota melalui mekanisme tripartit dan nilainya harus lebih tinggi dari Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Sementara itu, klasifikasi risiko kerja tinggi dan sangat tinggi justru bersumber dari PP Nomor 82 Tahun 2019 yang mengatur tentang jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Regulasi tersebut diperuntukkan bagi kepentingan jaminan sosial ketenagakerjaan, bukan sebagai dasar penetapan upah minimum.
“Jika klasifikasi risiko kerja dari PP 82 Tahun 2019 dijadikan dasar utama penetapan UMSK, maka terjadi percampuran rezim hukum. Hal ini berpotensi menimbulkan perbedaan tafsir, ketidakpastian hukum, bahkan cacat hukum,” tegasnya.
Evaluasi berbasis hukum
Dia juga menekankan bahwa rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota merupakan produk dialog sosial tripartit yang sah, melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Rekomendasi tersebut, menurutnya, adalah instrumen legal yang diakui dalam PP Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
Dari sudut pandang hukum administrasi negara, Sidarta menambahkan, setiap keputusan pejabat publik wajib memenuhi asas legalitas, kepastian hukum, dan partisipasi. Ketiga asas tersebut menjadi fondasi agar kebijakan publik dapat dipertanggungjawabkan dan diterima seluruh pihak.
“Dalam konteks UMSK Jawa Barat 2026, evaluasi berbasis hukum dan dialog sosial harus menjadi prasyarat utama agar kebijakan ini tidak berujung sengketa di kemudian hari,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa revisi SK UMSK 2026 seharusnya dipandang sebagai upaya penyempurnaan tata kelola, bukan kegagalan pemerintah. Upah minimum sektoral harus berfungsi sebagai instrumen perlindungan pekerja sekaligus menjaga iklim usaha yang adil.
“Dengan revisi yang transparan, berbasis hukum, dan melalui dialog sosial yang konstruktif, UMSK Jawa Barat 2026 bisa menjadi preseden positif bagi hubungan industrial yang harmonis serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” tandasnya.
Sebagai serikat pekerja, FSP LEM SPSI Jawa Barat mendorong penguatan kepastian hukum dan dialog sosial yang jujur, adil, dan konstruktif, agar kebijakan pengupahan benar-benar melindungi pekerja, mendukung pengusaha, menjaga ketertiban sosial, serta menjaga kewibawaan pemerintah.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved