Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUARA musik berpadu dengan teknologi digital menggema di Rumah Pintar Ibu Een Sumedang.
Saat itu, tim dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Politeknik TEDC Bandung meluncurkan program Digital Arts Experience: Inovasi Pendidikan Teknologi Sensor Suara dan Sentuh berbasis IoT untuk Literasi dan Pembelajaran Musik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Kamis (20/11).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu dihadiri puluhan peserta, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dari SLB Shapphira Diyanah Sumedang, guru pendamping, serta perwakilan masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Iwan Kustiawan, Ph.D, Ketua Tim Pelaksana dari UPI, dengan anggota Dr Ayo Sunaryo, M.Pd., Dr Lilis Widaningsih, M.T., dan Deasy Rosanti Nurjannah, M.T. dari Politeknik TEDC Bandung. Mereka dibantu mahasiswa yang berperan sebagai fasilitator teknologi dan musik.
Program ini menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia.
Musik bertemu teknologi untuk pendidikan inklusif
Inovasi ini menghadirkan pengalaman baru bagi anak-anak ABK dalam berinteraksi dengan musik melalui teknologi sensor suara dan sentuh berbasis Internet of Things (IoT).
Anak-anak tidak lagi sekadar mendengarkan atau menekan tombol alat musik konvensional, tetapi dapat menciptakan irama dengan gerakan tubuh, suara, atau sentuhan, yang kemudian diolah oleh sistem menjadi nada dan harmoni digital.
Menurut Iwan Kustiawan, program ini dirancang untuk membuka akses literasi digital dan ekspresi seni yang setara bagi anak berkebutuhan khusus.
“Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya milik dunia industri, tetapi juga bisa menjadi jembatan bagi pendidikan inklusif. Anak-anak ABK dapat belajar musik dengan cara yang menyenangkan, interaktif dan tetap humanis,” ujarnya.
Sementara itu, Deasy Rosanti Nurjannah, selaku perancang sistem sensor, menjelaskan bahwa perangkat yang dikembangkan menggabungkan teknologi IoT, sensor gerak, dan pemrosesan suara digital. Setiap sentuhan dan suara anak dapat diterjemahkan menjadi komposisi musik sederhana.
“Kami menyebutnya Sound-Beam Experience. Setiap anak bisa menyentuh musik melalui teknologi. Ini bukan hanya alat belajar, tetapi juga sarana terapi dan komunikasi,” tambahnya.
Kolaborasi pendidikan dan humaniora
Ayo Sunaryo, Dosen UPI, menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bersifat demonstratif tetapi juga melibatkan guru pendamping dalam pelatihan penerapan teknologi musik digital di kelas inklusif.
Pendekatan ini berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) untuk mengembangkan kreativitas, emosi, dan koordinasi motorik anak-anak. Digital Arts Experience menjadi model konkret sinergi antara teknologi, pendidikan, dan nilai kemanusiaan.
“Program ini membuktikan bahwa pendidikan sains dan seni dapat berpadu untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak berkebutuhan khusus. Musik menjadi terapi, teknologi menjadi medianya,” tuturnya.
Kepala SLB Shapphira Diyanah Sumedang menyambut antusias kegiatan ini. Dia berharap inovasi tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
Para siswa tampak gembira saat mencoba alat musik digital yang menghasilkan suara hanya dari tepukan tangan, ayunan tangan, atau nyanyian pendek mereka.
Sementara itu, masyarakat sekitar menilai kegiatan ini bukan hanya memberi manfaat bagi anak-anak ABK, tetapi juga menginspirasi para pendidik di Sumedang untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar.
Program Digital Arts Experience ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi dapat digunakan secara empatik, bukan sekadar mekanistik — menghadirkan seni, sains, dan kemanusiaan dalam satu harmoni pendidikan inklusif.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved