Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEREKA berasal dari tiga negara, Indonesia, Yunani dan Polandia. Jazz menyatukan ketiganya di panggung The Papandayan (TP) Stage, Papandayan Hotel, Bandung, Jumat (8/8) malam.
Para seniman itu ialah Nita Aartsen, pianis dan vokalis asal Jakarta; Kostas Patsiotis, komposer dan bassis jazz yang jauh-jauh datang dari Yunani serta Adam Zagórski, penabuh drum asal Polandia.
Perpaduan yang rancak ketiganya tampil dalam Road The Papandayan Jazz Fest 2025. Ini panggung besar, setahap menuju The Papandayan Jazz Fest ke-10 yang akan digelar pada 4-5 Oktober.
Malam itu, sebelum mengalunkan musik, ketiganya berdialog dengan para penikmat jazz dari Kota Bandung dan beberapa yang datang dari Jakarta serta kota lain. Dialog mengalir dan sambung menyambung ketiga musisi itu menjawab kehausan warga tentang musik jazz.
"Bermain jazz itu seperti ngobrol, bercerita. Para pendengarnya pun menanggapinya dengan energi yang nyaman. Tidak harus dengan tepuk tangan, mereka juga menggoyangkan kepala atau kaki. Itu sudah sesuatu yang luar biasa," ungkap Nita Aartsen.
Penampilan awal ketiganya dimulai. Tidak dengan gubahan yang sudah ada. Mereka bereksprimen dengan musik spontan.
Dimulai dari petikan bass Kostas, ditangkap dengan vokal dari Nita, serta diikuti petikan piano dan gebukan perlahan drum. Alunan instrumental yang indah pun mengalir. Penuh warna, enak didengar telinga dan membuat penikmat menggoyongkan kepala, kaki, bahkan tubuh mereka.
"Kami menyiapkan beberapa lagu gubahan, tapi yang lainnya kami akan tampil dengan musik spontan saja," ujar Nita.
Dari panggung TP Stage pun mengalir musik bernafaskan mediteranian. Musik dari album debut Kostas bertajuk Oktober pun mengisi ruangan. Musik Kostas ini merupakan karya tradisional Yunani yang diinterpretasikan ulang.
Lagu-lagu tradisional pun mengalun malam itu. Ada Ketipak Ketipung yang kental dengan napas Melayu, juga Di Bawah Sinar Bulan Purnama yang mengalir dan menyejukkan telinga.
TP Stage pun makin meriah, dengan penampilan musisi remaja, Amenangi Waworuntu. Bermain dengan piano, remaja berusia 11 tahun itu membawakan dua lagu, bersama Kostas dan Adam.
"Bermain jazz dalam kelompok membutuhkan mood yang sama, kecerdasan, adaptasi dan kemampuan mendengar orang lain. Dari sanalah, musik bisa mengalir. Kami berbicara dengan alat musik masing-masing," tandas Nita.
Siapa Nita Artsen? Lahir di Jakarta pada 1971, nama musisi jazz ini bisa disejajarkan dengan para senior seperti Bubby Chen maupun Idang Rasjidi.
Perempuan pernah menetap lama di Belanda. Ia lulusan dari Moscow Conservatory, tempatnya belajar contemporary jazz selama tiga tahun.
Saat kembali ke Indonesia, Nita dipercaya sebagai pianis Istana Negara. Dia juga pernah didaulat untuk bermain piano di depam Presiden Amerika yaitu Bill Clinton dan Pangeran Bernard dari Belanda.
Nita dikenal sebagai pianis virtuoso, dengan spesialisasi musik klasik, latin jazz dan kontemporer. Bermain bersama pemusik dunia bukan barang baru baginya.
Kostas Patsiotis juga sudah menggeluti jazz sejak berusia 13 tahun. Sejak 2014 lalu, dia juga mengajar double bass di sekolah menengah musik.
Dengan melodi liris dan tekstur harmoni yang kaya, penampilannya menjangkau spektrum emosi yang luas. Dari introspektif dan puitis hingga bersemangat dan membangkitkan semangat. Dia membuat jalinan jazz dan warisan Yunani.
Kostas menyuarakan dialog antara Timur dan Barat, lama dan baru. Seluruhnya diekspresikan melalui suara bass.
Sementara Adam Zagórski sudah berkenalakn dengan musik sejak usia 6 tahun. Dia bersekolah di Sekolah Musik Poznan dan lulus pada usia 19 tahun di jurusan piano klasik, perkusi klasik dan drum jazz.
Agustus 2025 ini, Adam datang ke Indonesia untuk berkolaborasi dengan sejumlah musisi di sejumlah helatan. Dia datang sebagai bagian dari perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Polandia dan Indonesia. Proyek yang didukung Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta.
Tahun ini, penyelenggaraan The Papandayan Jazz Fest menjadi tahun yang ke-10. Setelah didahului event The Papandayan Jazz Competition (TPJC), The Papandayan Jazz Fest 2025 akan digelar pada 4-5 Oktober.
Kolaborasi Nita, Kostas dan Adam menjadi kelompok ketiga yang tampil di Road The Papandayan Jazz Fest 2025. Sebelumnya, panggung TP Stage telah diisi oleh Savana Funk dari Italia dan Rouge dari Prancis.
Sementara pada puncak The Papandayan Jazz Fest 2025, selama dua hari, panggung akan diisi penampilan Barry likumahuda feat Tri Utami,
Gita Cinta Nusantara by Gege Gumilar, Barsena Bestandhi dan Benn Yapari Quintet.
"TPJF lahir dari semangt untuk memajukan dan mengangkat musik jazz di Bandung," ungkap pendiri TPJF, Bobby Renaldi.
Di awal pendiriannya TPJF diinisiasi oleh Bobby Renaldi, Harry Pocang dan Vence Manuhutu yang tergabung dalam TP Jazz Management.
Tidak hanya event tahunan, TP Jazz Management juga menggelar program penampilan musik mingguan TP Jazz Weekend, program konser music triwulan Road to TPJF, dan program tahunan TP Jazz International Online Competition.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved