Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Bandung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, Pemkab Bandung meraih predikat "Kinerja Tinggi" dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2024.
Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh pemerintah pusat sebagai apresiasi atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Bandung yang dinilai unggul dalam berbagai aspek.
Predikat "Kinerja Tinggi" Pemkab Bandung ini ditetapkan melalui Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.7-2109 Tahun 2025 tentang hasil EPPD secara nasional, bahwa Kabupaten Bandung tahun 2024 berada berstatus "Kinerja Tinggi" dengan skor 3,438.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pencapaian ini. Ia menyebut prestasi ini merupakan kado indah di Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung.
"Saya persembahkan apresiasi "Kinerja Tinggi" yang diraih Pemkab Bandung ini untuk seluruh ASN, pegawai dan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung," ujar Bupati Dadang Supriatna, Rabu (30/4).
Ia menegaskan prestasi tersebut merupakan bukti nyata dari kerja keras dan hasil kolaborasi seluruh jajaran Pemkab Bandung dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung.
"Prestasi membanggakan ini adalah hasil kolaborasi semua pihak. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh ASN, pegawai dan masyarakat Kabupaten Bandung," ungkapnya.
Predikat "Kinerja Tinggi" ini, menurut dia, akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.
Terlebih, status kinerja Pemkab Bandung memang terus mengalami peningkatan sejak tiga tahun terakhir di masa kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna.
Hal ini terlihat dari hasil EPPD bahwa status kinerja Pemkab Bandung pada tahun 2022 hanya memperoleh predikat kinerja rendah dengan skor 2,48. Kemudian pada 2023, meningkat menjadi predikat kinerja sedang dengan skor 3,232.
Sementara pada 2024, Pemkab Bandung berstatus "Kinerja Tinggi" dengan skor 3,438.
Evaluasi komprehensif
EPPD merupakan evaluasi komprehensif yang dilakukan pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam berbagai bidang, berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).
Proses evaluasi EPPD meliputi berbagai aspek penting, termasuk perencanaan pembangunan daerah, pelaksanaan program dan kegiatan, pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance), dan capaian kinerja pembangunan.
Data dan informasi yang dinilai dalam EPPD bersumber dari LPPD yang disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2019. Dalam PP itu ditentukan bahwa parameter evaluasi terdiri dari 4 peringkat yaitu Tinggi, Sedang, Rendah dan Sangat Rendah.
Predikat "Kinerja Tinggi" yang diraih oleh Pemkab Bandung ini mencerminkan komitmen dan kinerja yang unggul dalam seluruh aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dievaluasi oleh pemerintah pusat.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved