Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAWAL dari kehadiran sejumlah ibu rumah tangga di teras rumahnya yang berkumpul setiap hari sekadar untuk ngerumpi. Hendra Agustira, 39, Warga Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, tergerak untuk membuat mereka berdaya.
Dia pun terpikir untuk memproduksi tempe keripik. Pada awalnya, Hendra hanya merekrut 2 ibu rumah tangga.
Didirikan pada 2014, kini, dengan merek Ocien Snack, Hendra sudah memiliki 25 karyawan yang seluruhnya ibu rumah tangga. Produksi Ocien pun sudah melanglang buana, diekspor rutin ke Korea Selatan dan Australia.
Baca juga : PLN Jawa Barat Bantu Pembatik Cirebon Lebih Berdaya
"Tahun ini, kami dapat kontrak baru untuk ekspor ke Jepang," kata Sarjana Teknik Informatika itu, saat Media Gathering PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, di Cirebon, Selasa (20/8).
Apa rahasianya? Hendra bertutur, semula dia hanya memproduksi tempe keripik dan menjualnya. Keripik laku, sehingga dia bisa mendapatkan modal, membayar karyawan dan kembali bisa berproduksi.
Pertemuannya dengan Rumah BUMN yang dikelola PLN UID Jawa Barat mengubah pola pikirnya. Bergabung dalam binaan Rumah BUMN, dia menyadari bahwa seharusnya tidak sekadar berproduksi dan menjual, tapi harus menjadi pebisnis.
Baca juga : Lazada Gandeng UKM Cirebon Bergabung di Kanal ‘Harbolnas’
"Di Rumah BUMN, saya belajar produksi, manajemen, pengemasan hingga pemasaran. Rumah BUMN juga sering mengajak saya ikut berpameran untuk memperkenalkan produk saya kepada banyak kalangan di banyak daerah," ungkapnya.
Dalam pameran itulah, dia bertemu dengan sejumlah pembeli. Di antaranya pembeli dari Korea Selatan, yang memintanya untuk mengekspor kripik tempe dalam jumlah besar.
Kini, di dalam negeri, Hendra dan Icien Snack-nya juga sudah bekerja sama dengan ritel modern dan distributor besar. Di antaranya PT Indomarco Prismatama, Srikandi, Batik Trusmi Reseller, toko oleh-oleh di Bandung, Jakarta, Palembang dan Yogyakarta, serta sejumlah hotel berbintang di Cirebon.
Baca juga : Beli Lokal, Kampanye di Tokopedia dan ShopTokopedia Tingkatkan Pasar UMKM Jawa Barat
"Pengalaman belajar dan berbisnis bersama Rumah BUMN PLN telah memberikan banyak ilmu dan wawasan yang sangat berharga bagi perkembangan usaha kami," tegasnya.
Pelaku UMKM lain juga mengakui mendapat berkah kemajuan usaha setelah bergabung dengan Rumah BUMN PLN di Cirebon ini. Mereka ialah Sri Hayati, batik Trisha; Yessy Inayah, produsen Cookies & Bakery serta Imas yang membuat Cace & Bakery.
"Omzet usaha saya meningkat puluhan kali lipat setelah bergabung dengan Rumah BUMN PLN. Produksi kami ikut dipasarkan dalam marketplace dan itu sangat mendongkrak penjualan," ujar Yessy Inayah.
Baca juga : HUT RI, PLN Jabar Nyalakan Listrik 454 Pelanggan Lewat Program Light Up The Dream
UMKM berkualitas
Sementara itu, Ketua Rumah BUMN PLN, Ferdinan Daud Napitupulu mengungkapkan saat ini ada 965 UMKM di Jawa Barat yang bergabung dalam Rumah BUMN PLN. Di antara jumlah itu, 329 UMKM aktif mengikuti pelatihan dan kegiatan yang digelar.
"Sampai saat ini, sudah ada 52 UMKM mitra binaan kami yang sudah bisa naik kelas. Di antara mereka sudah bisa ekspor dan bekerja sama dengan perusahaan besar," paparnya.
Kehadiran dan keberhasilan Rumah BUMN PLN juga membuat kalangan UMKM yang ingin bergabung terus bertambah. Tahun ini, ada 41 UMKM mitra binaan baru yang mendaftar.
Menurut Ferdinan, Rumah BUMN PLN melakukan pendampingan UMKM dalam hal peningkatan kompetensi, peningkatan akses pemasaran dan kemudahan akses permodalan. "Kami mendorong para pelaku UMKM menjadi UMKM Indonesia yang berkualitas, mandiri, dan berdaya saing."
Sejumlah kegiatan yang digelar mulai dari pendataan UMK, membantu UMKM dalam pembuatan perizinan, pelatihan, konsultasi bisnis, serta memperkenalkan dan memasarkan produk UMKM binaan.
"Kami juga mengunjungi rumah produksi UMK binaan, menjalin hubungan dan kerja sama dengan pemangku kepentingan, serta mengikutsertakan UMKM dalam bazar dan pameran," tandas Ferdinan.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved