Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi masih berpotensi terjadi di Indonesia di tengah masa transisi peralihan cuaca. Namun diperkirakan mulai bulan depan, kemarau akan berlangsung merata di semua wilayah.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal
Suharyanto, mengatakan hingga saat ini hujan masih terjadi di beberapa
wilayah. Kondisi tersebut memungkinkan masih bisa terjadinya potensi
bencana hidrometeorologi.
"Sekarang cuaca masih banyak hujan. Tapi masuk Juli-Agustus kita sudah
bergulat dengan musim kemarau," tuturnya, di sela menghadiri
penyerahan simbolis bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat gempa
bumi tahap keempat di Pancaniti, Komplek Pendopo Cianjur, Jumat (7/6) sore.
Baca juga : Vila di Bukit Mande, Harapan Baru Warga Terdampak Gempa Bumi Cianjur
Dia mengungkapkan memasuki awal tahun ini bencana terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Di antaranya bencana banjir bandang di Sumatra
Barat yang mengakibatkan 72 orang meninggal dunia.
"Kemudian gunung meletus di mana-mana. Ada Gunung Ibu di Halmahera, ada
Gunung Ruang di Manado, kemudian Gunung Marapi di Sumatra Barat. Semuanya meletus. Kemudian ada juga bencana banjir dan tanah longsor, itu juga di mana-mana," bebernya.
Jabar ranking pertama
Baca juga : BNPB: Pencairan Dana Bantuan Rumah Korban Gempa Dilakukan Bertahap
Di Indonesia, wilayah yang paling banyak terjadi bencana berada di Jawa
Barat. Menurut Suharyanto, kondisi itu terjadi kurun tiga tahun terakhir.
"Jawa Barat tiga tahun terakhir menempati ranking pertama jumlah bencana. Berarti Kabupaten Cianjur juga termasuk daerah rawan bencana,"
jelasnya.
Salah satu bencana yang harus diwaspadai potensinya terjadi di Kabupaten Cianjur adalah gempa. Pascagempa bumi bermagnitufo 5,6 pada 21 November 2022, di wilayah ini ditemukan patahan bernama Sesar Cugenang yang membentang hampir 8 kilometer. "Belum lagi potensi banjir dan tanah longsor," ungkapnya.
Baca juga : Kepala BNPB Minta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa Cianjur Dipercepat
Tingginya potensi kerawanan bencana di Jawa Barat, salah satunya
dimungkinkan karena kondisi geografis. Selain luas, jumlah penduduk di Jawa Barat juga sangat padat.
"Di Kabupaten Cianjur saja jumlah penduduknya hampir 2,7 juta jiwa. Kita bandingkan dengan Provinsi Maluku Utara yang berpenduduk hanya 1,2 juta jiwa. Itu se-provinsi. Bedanya sangat jauh," imbuh Suharyanto.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Di balik tanah yang
subur, masyarakat Indonesia hidup di daerah yang rawan bencana.
"Kita hidup di tanah yang kaya dan subur. Tapi sekaligus juga hidup di
tempat yang kerawanan bencananya beraneka ragam," pungkasnya.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved