Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang terjadi sejak Kamis, (11/1) siang membuat sejumlah kawasan di Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), kembali terendam banjir. Hujan yang turun mulai Kamis (11/1) siang hingga malam, membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dikerahkan ke lapangan, guna membantu warga yang terdampak bencana banjir tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, sejumlah petugas BPBD bersama warga setempat membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di sekitar jembatan Lamajang dan TPT Sungai Cigede Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot.
“Evakuasi warga terpaksa dilakukan karena kondisi rumah warga terendam akibat luapan sungai di sekitarnya. Evakuasi ini dilakukan untuk mengurangi risiko yang disebabkan banjir tersebut,” jelasnya.
Baca juga: aspada! Banjir Bandang Ancam Daerah pada Awal Tahun 2024
Menurut Uka, BPBD juga turut melakukan assessment dampak banjir yang terjadi di kawasan Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang karena meluapnya Sungai Citarum. Banjir juga terjadi di kawasan Kecamatan Majalaya juga akibat luapan Sungai Citarum.
Asep warga Kampung Lamajang Rw05/15/17 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot, mengatakan banjir disertai Air deras, datang dari arah hulu mengalir cukup deras, sampai tanggul jebol, kemudian mengalir ke permukiman warga.
Banjir mulai tampak, sekitar pukul 17.00 WIB, yang terjadi secara tiba-tiba sesaat setelah turun hujan deras. Awalnya hujan deras, kemudian terjadi yang material tanggul jebol akibat aliran sungai deras, sehingga saluran air deras di sana airnya meluap ke permukiman warga.
Baca juga: BPBD Riau Distribusikan 12 Perahu Karet untuk Daerah Terdampak Banjir
Menurut Asep, meluapnya air dari sungai tersebut, karena debit air yang tinggi tidak tertampung hingga akhirnya meluap dan membawa material lumpur serta sampah dan ranting pohon. Akibat kejadian tersebut rumah yang berada di tiga RW, di wilayah Lamajang terendam banjir. Kemudian masyarakat beserta petugas dari Polsek Dayeuhkolot langsung melakukan evakuasi.
“Hingga saat air masih belum surut dan kami masih berupaya meminimalisir jumlah rumah warga yang terdampak, serta melakukan penanganan sementara agar banjir tidak sampai meluas,” ucapnya.
Selain di Kabupaten Bandung, banjir juga terjadi di pemukiman warga yang tinggal di Jalan Braga Kota Bandung, banjir yang terjadi di kawasan ini diduga karena adanya tanggul di pemukiman yang jebol sehingga air dari Sungai Cikapundung meluber ke rumah warga, khususnya yang tinggal di RW 04 dan RW 08.
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono memastikan proses evakuasi terus berjalan. Hingga Kamis (11/1) pukul 20.00 WIB, tim dari Diskar PB, DSDABM, Dinkes, dan Dinas Sosial Kota Bandung masih terus melakukan identifikasi dan jangan sampai ada warga yang tidak teridentifikasi.
Tanggul yang jebol sehingga menyebabkan banjir akan segera diperbaiki, untuk mencegah potensi kebencanaan di musim hujan, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar.
“Semoga dengan kecepatan memperbaiki tanggul, ini dapat mencegah adanya potensi yang tidak diharapkan. Per malam ini, yang bisa kami lakukan adalah melakukan identifikasi dan evakuasi,” ungkapnya.
Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana memastikan, sejauh ini tidak ditemukan adanya korban jiwa, akibat banjir yang melanda kawasan pemukiman di Kawasan Jalan Braga ini. Adapun korban terdampak saat ini dievakuasi ke beberapa titik.
“Kami masih melakukan asesmen. Sejauh ini belum dilaporkan ada korban jiwa. Dan kami berharap tidak ada. Secepatnya akan kami sampaikan hasil asesmen tersebut,” tuturnya.
(Z-9)
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dari total 120 kejadian, terdapat 9 orang yang meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, 42 mengalami luka berat, dan 69 mengalami luka ringan.
Program vaksinasi campak menyasar 1.328 tenaga medis dan tenaga kesehatan terutama yang memiliki kontak langsung dengan pasien
Perawatan luka di Indonesia semakin kompleks. Beberapa solusi yang sudah ada belum sepenuhnya dirancang sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi tenaga kesehatan
Kerusakan TPT menjadi atensi. Sebab, posisinya cukup krusial terhadap kelancaran pasokan air ke lahan pertanian.
Saat ini terdapat 175 perlintasan sebidang, sebanyak 133 di antaranya dijaga oleh petugas, baik dari KAI, pemerintah daerah, maupun swadaya masyarakat.
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
Bandung sebagai salah satu kota dengan dinamika urban yang tinggi memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
TAMAN bumi (geopark) Ciletuh-Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark.
Ditargetkan seluruh desa memiliki koperasi desa baik di wilayah perkotaan maupun kawasan selatan Bandung Barat.
Perombakan pengurus ini menjadi sinyal kuat perseroan untuk memantapkan strategi pertumbuhan dan transformasi digital
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggencarkan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
SELAIN membatalkan perjalanan, penumpang yang terdampak kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) kemarin bisa membatalkan atau menukar tiket dengan kereta lainnya.
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved