Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAMUAN santap siang kenegaraan di Cheong Wa Dae, Rabu (1/4), menjadi lebih dari sekadar agenda diplomatik. Pertemuan yang diinisiasi Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung itu justru menegaskan arah baru hubungan dengan Indonesia, lebih erat dan berorientasi jangka panjang.
Di hadapan delegasi kedua negara, Presiden Prabowo Subianto menilai pertemuan bilateral yang berlangsung sebelumnya telah menghasilkan kesepakatan yang signifikan. Ia menekankan, hubungan kedua negara kini bergerak ke level yang lebih tinggi, tidak hanya simbolik, tetapi juga strategis.
"Suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini setelah diskusi yang sangat produktif dan bermanfaat yang telah kita adakan hari ini. Peningkatan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, bersamaan dengan penandatanganan beberapa perjanjian penting, mencerminkan kepercayaan mendalam dan visi bersama yang mengikat kedua negara kita," kata Prabowo seperti dikutip dari siaran pers.
Prabowo juga menyoroti kesamaan historis antara Indonesia dan Korea Selatan. Keduanya, menurut dia, pernah melalui perjuangan panjang untuk meraih kemerdekaan, sebelum kemudian membangun fondasi negara masing-masing.
"Kita memiliki banyak kesamaan dalam sejarah dan kepentingan bersama. Kedua negara kita harus berjuang sangat keras untuk kemerdekaan. Republik Korea telah berhasil dengan sangat baik menjadi negara industri yang sangat maju," tutur Prabowo.
Dalam suasana yang cair, Prabowo turut menyampaikan kekagumannya terhadap kemajuan Korea Selatan, mulai dari disiplin masyarakat hingga etos kerja yang dinilai menjadi kunci keberhasilan negara tersebut.
"Kami mengagumi pencapaian Anda. Kami mengagumi kedisiplinan Anda, kerja keras Anda, dan keinginan Anda untuk selalu mengatasi tantangan. Saya mengerti ada pepatah Korea yang terkenal yang berbunyi seperti ini, 함께 가면 멀리 간다. Kalau pergi bersama, (kita) akan pergi jauh," ucapnya. (Mir/P-3)
Agung menekankan perombakan kabinet juga diharapkan membawa perbaikan di berbagai sektor, mulai dari komunikasi publik, tata kelola pemerintahan.
Djohermansyah menyoroti seringnya pergeseran jabatan, bahkan terhadap nama yang sama, yang dinilai dapat mengganggu stabilitas kerja birokrasi.
Dudung juga membuka kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika ditemukan program yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pelantikan Hasan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 53P tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Ia menjelaskan, hunian tersebut berlokasi di Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen.
Pertemuan tersebut membahas terkait perkembangan pembangunan program hilirisasi di 13 lokasi di berbagai wilayah di Tanah Air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved