Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGATAN hukum terhadap Boaz Ben David, seorang tentara Israel yang dituduh melakukan kejahatan perang selama perang Gaza, telah diajukan ke pengadilan Swedia. Demikian diumumkan Yayasan Hind Rajab pada Kamis.
"Pengaduan yang diajukan kepada otoritas Swedia tersebut menuduh Ben David melakukan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kemungkinan tindakan genosida selama operasi militer baru-baru ini di Gaza," kata yayasan tersebut dalam suatu pernyataan.
"Langkah ini mengikuti seruan internasional yang semakin meningkat untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku kejahatan berat, guna memastikan keadilan bagi para korban genosida yang sedang berlangsung di Gaza," tambahnya.
Menurut yayasan tersebut, Ben David, seorang sersan staf dan penembak jitu di Peleton Latak dari Spearhead Company, saat ini sedang mengunjungi Swedia sebagai turis tetapi mungkin akan segera meninggalkan negara tersebut.
Ia dituduh terlibat dalam penargetan warga sipil tanpa pandang bulu, penghancuran rumah-rumah warga Palestina, dan kekerasan terorganisasi di Gaza.
"Bukti yang diajukan bersama pengaduan ke Unit Nasional Melawan Kejahatan Internasional dan Terorganisasi di Swedia mencakup foto, video, dan kesaksian saksi, yang didukung oleh laporan dari organisasi hak asasi manusia internasional dan jurnalis terkemuka."
Hind Rajab Foundation yang berbasis di Belgia melakukan tindakan hukum untuk mencari keadilan bagi warga Palestina yang menjadi korban kekerasan Israel.
Sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, warga sipil Palestina telah menjadi sasaran kampanye militer Israel yang brutal, yang telah menewaskan lebih dari 45.800 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 109.000 orang.
Pada November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang mematikannya di daerah kantong tersebut. (Anadolu/Z-2)
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Peringatan tahun ini juga diwarnai suasana duka mendalam menyusul kabar gugurnya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.
Human Rights Watch (HRW) desak penghentian penjualan senjata ke Israel usai penghancuran Jembatan Qasmieh di Libanon. Serangan dianggap potensi kejahatan perang terhadap warga sipil.
Sejumlah anggota DPR AS dari Partai Demokrat mengajukan resolusi pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump terkait perang inkonstitusional dan pelanggaran HAM.
Pentagon tinjau target infrastruktur Iran guna hindari tuduhan kejahatan perang. Perdebatan sengit terjadi terkait target fasilitas sipil dan militer.
Tiga jurnalis tewas akibat serangan udara Israel di Libanon Selatan, Sabtu (28/3). CPJ kecam keras tuduhan Israel yang menyebut jurnalis sebagai kombatan tanpa bukti sah.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved