Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARKEOLOG di Mesir menemukan sebuah patung sphinx dengan wajah tersenyum dan memiliki lesung pipit di dekat Kuil Hathor, salah satu situs paling lengkap di negara itu. Hal itu diumumkan Kementerian Pariwisata dan Peninggalan Sejarah Mesir, Senin (6/3).
Ini merupakan penemuan teranyar dalam serangkaian penemuan selama beberapa bulan terakhir.
Patung yang terbuat dari batu gamping, yang dipercaya dibuat berdasarkan citra seorang kaisar Roma, ditemukan di makam dua lantai di dekat kuil di selatan Mesir.
Baca juga: Konservasi Bangunan Tua di Kairo Bantu Hubungkan Kembali Komunitas dengan Sejarah
"Di dekat sphinx yang dibuat dengan indah itu, peneliti menemukan tablet batu yang menampilkan tulisan dalam bahasa Mesir kuno serta hieroglif," ungkap Kementerian Pariwisata dan Peninggalan Sejarah Mesir dalam keterangan resmi.
Setelah diterjemankan apa yang tertulis dalam tablet batu itu diharapkan bisa mengungkap siapa pemimpin yang dibuat menjadi sphinx itu. Para peneliti Mesir menduga dia adalah Kaisar Claudius.
Kuil Hathor, yang berada sekitar 500 kilometer di selatan Kairo, merupakan tempat ditemukannya Dendera Zodiac, peta langit, yang saat ini ditampilkan di Museum Louve Paris sejak 1922. Mesie mrnuntut peta langit itu dipulangkan. (AFP/Z-1)
Studi terbaru mengungkap otak anjing mulai mengecil sejak zaman Neolitikum. Simak alasan ilmiah mengapa ukuran otak tidak menentukan kecerdasan anjing.
Penemuan fosil langka Cimolodon desosai di Baja California mengungkap rahasia mamalia bertahan hidup saat kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu.
Penelitian terbaru di Spanyol mengungkap bagaimana manusia purba Neanderthal berbagi gua dengan beruang gua melalui pembagian ruang ekologis yang unik.
Peneliti temukan fosil paruh gurita raksasa sepanjang 19 meter dari Zaman Kapur. Predator puncak ini mampu meremukkan tulang mosasaurus!
Peneliti ungkap "reset" prasejarah di Paris. DNA kuno menunjukkan pergantian populasi total akibat penyakit pes dan krisis sosial pada zaman megalitikum.
Penelitian terbaru di Gua Goyet, Belgia, mengungkap bukti mengerikan kanibalisme Neanderthal yang menargetkan orang asing, khususnya perempuan dan anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved