Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUARA sirene mewarnai pesta pernikahan dua pasang prajurit Ukraina, Minggu (12/6).
Dua pasangan muda, yang bertemu saat bertugas di lini depan perang melawan Rusia, saling mengikat janji di Kota Druzhkivka, 40 kilometer dari garis depan pertempuran.
Pemandangan dua pasangan saling bertukar janji setia kontras dibandingkan aksi militer Rusia yang berusaha merebuat negara tetangganya, Ukraina.
Baca juga: Biden: Bocoran Invasi Rusia tak Digubris Zelenskyy
Salah satu pengantin perempuan, Khrystyna Lyuta, 23, memilih mengenakan celana militer dan sepatu tentara serta blus tradisional Ukraina berwarna merah yang dihiasi sulaman bunga.
"Saya sudah terbiasa dengan seragam ini," ujar perempuan berpangkat kopral kelas satu itu mengenai pilihan pakainnya.
Lyuta bertemu dengan suaminya, Volodymyr Mykhalchuk, 28, dua bulan lalu di medan pertempuran.
Mereka sebenarnya tinggal berjarak 5 kilometer di wilayah Vinnytska namun tidak akan bertemu jika tidak ada invasi Rusia.
"Perang adalah perang namun hidup harus terus berjalan," ungkap Lyuta mengenai keputusannya untuk menikah.
"Ini bukan keputusan terburu-buru," timpal Mykhalchuk. "Yang terpenting adalah kami saling mencintai dan ingin bersama."
Pengantin perempuan lainnya, Kristina, 23, memilig ganun tradisional berwarna putih saat menikah dengan Vitaly Orlich, 23.
"Saya merasa kami membuat sebuah keluarga baru, tidak penting bagaimana terjadinya," kata Kristina.
Kedua pengantin laki-laki mengenakan seragam militer.
Kedua pasangan itu dijadwalkan kembali ke garis depan selepas upacara pernikahan mereka.
"Saya tidak bisa mereka hari libur. Yang bisa saya lakukan adalah mereka tidak akan berada di medan pertempuran. Mereka akan ditempatkan di garis belakang," ujar Komandan Brigade Oleksandr Okhrimenko.
Keempat prajurit itu berasal dari 14th Separate Mechanised Brigade, yang selama ini melawan pasukan Rusia di Donbas ejak Mei lalu.
Kedua pasangan itu menikah secara tradisional dan dilanjutkan dengan pemberkatan secara Kristen Orthodox di hari yang penting dalam kalender gereja, perayaan Tritunggal Maha Kudus.
Pastor yang memimpin pernikahan mereka, Yuriy Zdebskiy mengatakan bahwa pernikahan kali ini merupakan yang pertama di antara prajurit selama invasi Rusia sejak 24 Februari lalu. (AFP/OL-1)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
INDONESIA mengamankan pasokan 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus. Itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Putin dan Pezeshkian telah berbicara via telepon sebanyak tiga kali sejak 28 Februari.
Indonesia akan mengimpor 150 juta barel minyak dari Rusia secara bertahap hingga 2026. Langkah ini jadi strategi penting menghadapi krisis energi global.
Melihat posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan ancaman kenaikan permukaan air laut, tim memutuskan untuk menempuh jalur udara guna mempercepat proses evakuasi.
Mengenang Piala Dunia 2018 di Rusia. Simak daftar peserta, hasil final Prancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, hingga momen menarik yang tak terlupakan.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Idealnya, calon pengantin sudah mulai melakukan rangkaian treatment setidaknya enam bulan sebelum hari pernikahan.
Menyambut momen bahagia, Dermalogia pun merancang program perawatan yang dipersonalisasi, menyesuaikan kebutuhan kulit dan tubuh Syifa.
Pesta pernikahan di Purwakarta berubah jadi tragedi. Tuan rumah meninggal dunia usai diduga dianiaya sekelompok preman, polisi buru pelaku.
Peneliti IPB University mengungkap faktor penyebab penurunan angka pernikahan di Indonesia, mulai dari ekonomi hingga tren "Marriage is Scary".
Salah satu hal yang paling mendesak untuk ditinjau ulang ialah penggunaan diksi dalam teks akad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved