Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER di Arab Saudi berhasil memisahkan kembar siam dari Yaman yang dilanda perang. Operasi yang rumit berlangsung selama 15 jam. Media pemerintah Saudi melaporkan pada Senin (16/5).
Bayi laki-laki, Yussef dan Yassin, "Bersatu dalam beberapa organ," dan sekitar 24 dokter terlibat dalam operasi untuk memisahkan mereka, kata kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA). Yaman telah didera oleh konflik brutal selama tujuh tahun yang mengadu pemerintah yang didukung Saudi melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Lebih dari 150.000 orang telah tewas dalam kekerasan dan sistem kesehatan negara itu telah hancur. PBB menggambarkan kondisi itu sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) yang dikelola pemerintah Arab Saudi secara teratur memuji bantuan kemanusiaannya ke Yaman sebagai bukti komitmen Riyadh untuk mengurangi penderitaan di sana. Dokter badan itu melakukan operasi empat fase untuk memisahkan Yussef dan Yassin dan menyebutkannya sebagai di antara yang paling rumit.
Juli lalu, dokter Saudi memisahkan bayi Yaman dari kembarannya. Itu merupakan operasi ke-50 mereka yang sukses pada kembar siam.
Baca juga: Pertama sejak 2016, Penerbangan Komersial Lepas Landas dari Yaman
Pada Desember, sepasang bayi kembar Yaman dipisahkan oleh dokter di ibu kota Yordania, Amman, sebelum diterbangkan kembali ke Sanaa, menurut badan anak-anak PBB. Pekan lalu Raja Saudi Salman memerintahkan bahwa satu lagi kembar siam Yaman, gadis bernama Mawaddah dan Rahmah, dipindahkan ke Riyadh untuk melakukan pemeriksaan medis dan memeriksa kemungkinan pemisahan. Raja sangat mementingkan program Saudi untuk si kembar siam. (AFP/OL-14)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Kedua bayi mengalami dempet di bagian dada dan perut. Selain itu, jaringan lever dan selaput jantung mereka juga menyatu.
SALAH satu bayi kembar siam yang sudah menjalani operasi pemisahan, Laurentina meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrikus Fernandez Larantuka di Flores Timur, Jumat, (12/5).
Pimpinan tim dokter dari RS doktor Soetomo Surabaya yang melakukan operasi terhadap bayi kembar siam itu Kohar Hari Santoso mengatakan kondisi kedua bayi membaik.
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Doktor Hendrikus Fernandez Larantuka berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam bernama Laurentina dan Laurentini.
Pj Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi, mengajak semua warga berdoa agar operasi bayi kembar siam yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita, berjalan lancar dan menuai hasil positif.
Tidak hanya ditangani tim medis andal, operasi pemisahan tubuh bayi juga didukung fasilitas kesehatan memadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved