Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UKRAINA menyatakan bahwa pasukannya telah merebut kembali Kota Trostianets, yang berlokasi dekat perbatasan Rusia.
Kota tersebut masuk deretan wilayah yang pertama kali jatuh di tangan Rusia, dalam invasi yang digencarkan selama sebulan.
"Kota Trostianets di wilayah Sumy telah dibebaskan dari pendudukan Rusia," bunyi ketrangan Kementerian Pertahanan Ukraina lewat akun media sosial, yang mengutip Brigade ke-93.
Baca juga: Presiden Ukraina Bandingkan Rusia dengan Nazi
"Tentara Rusia melarikan diri dari Trostianets dengan meninggalkan senjata, peralatan dan amunisi," lanjut pernyataan tersebut.
Trostianets, dengan populasi sekitar 20.000 orang, terletak di antara pemukiman Sumy dan Kharkiv, yang lebih besar di wilayah timur Ukraina. Kota tersebut sempat berada di bawah serangan intensif Rusia, sejak invasi dimulai pada 24 Februari.
Baca juga: Survei: Setengah dari Warga Ukraina Siap Perang Melawan Rusia
Serangan Moskow terhadap tetangganya yang pro-demokrasi, sebagian besar terhenti tanpa kemajuan besar. Pasukan Ukraina bahkan mampu melakukan serangan balik di beberapa wilayah.
Adapun perebutan kembali Trostianets menjadi salah satu kemajuan paling signifikan bagi tentara Ukraina. Tepatnya, sejak mereka mulai melakukan serangan balik.(AFP/OL-11)
Mantan Kabais TNI, Soleman B Ponto, menegaskan bahwa karakter keras dalam peradilan militer merupakan konsekuensi logis dari tuntutan disiplin dan kesiapan tempur prajurit.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
WALHI menyoroti keterlibatan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan penguatan peran militer dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Dalam dunia yang semakin rentan dengan politik identitas religius, menjaga jarak antara iman dan peluru merupakan tanda kedewasaan beragama.
Tak cuma Iran, negara-negara sekutu seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Korsel, Jepang, Kanada, dll pun mulai berani berkata 'tidak' kepada mereka.
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
Overthinking dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi tertekan, stres, hingga situasi sosial ekonomi.
“WAR is the father of all things,” tulis Heraclitus lebih dari dua milenium lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved