Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Arab Saudi untuk Beirut Libanon mengatakan bahwa Hizbullah merupakan ancaman bagi keamanan Arab. Ini disampaikannya setelah pemimpin gerakan Libanon yang didukung Iran tersebut mencap Raja Salman sebagai teroris.
Adu kecaman terbaru itu menyusul krisis antara Libanon dan negara-negara Teluk Arab atas perang di Yaman dan tuduhan Saudi bahwa Hizbullah ikut campur dalam konflik tersebut. "Riyadh berharap partai politik akan memprioritaskan kepentingan tertinggi Libanon dan mengakhiri hegemoni teroris Hizbullah atas setiap aspek negara," kata duta besar C dalam suatu pernyataan kepada AFP, Kamis (6/1).
"Aktivitas teroris Hizbullah dan perilaku militer regional mengancam keamanan nasional Arab," tambahnya. Pernyataan Bukhari muncul setelah Hassan Nasrallah, pemimpin gerakan Syiah, menggambarkan Raja Salman sebagai teroris dan menuduh Arab Saudi mengekspor ekstremisme Islam dalam pidato yang disiarkan televisi awal pekan ini.
Tuduhan telah muncul di antara kedua belah pihak sejak koalisi pimpinan Saudi melakukan intervensi untuk menopang pemerintah Yaman melawan pemberontak yang didukung Iran pada 2015. Konflik Yaman telah menelan ratusan ribu nyawa menurut PBB.
Bulan lalu, Hizbullah menolak klaim Riyadh bahwa pihaknya membantu serangan oleh pemberontak Huthi Yaman. Pada akhir Oktober, Riyadh menangguhkan hubungan diplomatik dengan Libanon setelah penayangan pernyataan menteri informasi Libanon saat itu yang mengkritik intervensi militer di Yaman.
Baca juga: Hizbullah Tuding Raja Saudi Teroris karena Ekspor Ideologi ISIS
Menteri Luar Negeri Arab Saudi kemudian mengatakan bahwa dominasi Hizbullah di Libanon, dan bukan hanya komentar menteri, telah mendorong kerajaan Sunni itu untuk memutuskan hubungan. Sejak intervensi koalisi di Yaman, Arab Saudi secara teratur menuduh Iran memasok senjata kepada Huthi dan Hizbullah melatih para pemberontak.
Teheran membantah tuduhan itu. Hizbullah sebelumnya membantah mengirim pejuang atau senjata ke Yaman. (AFP/OL-14)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Menelusuri dalil kemunculan pasukan pembela Imam Mahdi dari wilayah Iran (Khurasan) dan Yaman berdasarkan hadis serta analisis kitab para ulama.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved