Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Pakistan Imran Khan telah memperingatkan risiko "perang saudara" di Afghanistan jika Taliban tidak dapat membentuk pemerintahan inklusif di sana.
"Jika mereka tidak memiliki pemerintahan yang inklusif, dan secara bertahap itu turun menjadi perang saudara, yang jika mereka tidak memasukkan semua faksi cepat atau lambat [akan terjadi], itu juga akan berdampak pada Pakistan," kata Khan kepada jaringan BBC saat wawancara yang disiarkan pada Selasa.
Khan mengatakan negaranya terutama khawatir tentang kemungkinan krisis kemanusiaan dan pengungsi jika perang saudara pecah, serta kemungkinan tanah Afghanistan digunakan oleh kelompok-kelompok bersenjata yang memerangi pemerintah Pakistan.
"Itu berarti Afghanistan yang tidak stabil dan kacau," katanya. "[Itu adalah] tempat yang ideal untuk teroris, karena jika tidak ada kontrol atau jika ada pertempuran yang terjadi. Dan itulah kekhawatiran kami. Jadi terorisme dari tanah Afghanistan, dan kedua jika ada krisis kemanusiaan atau perang saudara, masalah pengungsi bagi kami," tuturnya.
Sebelumnya, Taliban telah menolak seruan Khan untuk perubahan pada pemerintah sementara Afghanistan saat ini, dengan Mohammad Mobeen, seorang pemimpin Taliban, mengatakan kelompok itu tidak memberi siapa pun hak untuk menyerukan pemerintahan yang inklusif.
"Kami sudah mendapatkan kebebasan. Seperti Pakistan, kami berhak untuk memiliki sistem kami sendiri," kata Mobeen kepada Ariana TV Afghanistan pada Senin (20/9), yang menambahkan bahwa sistem saat ini "inklusif".
Juga pada Senin (20/9), Wakil Menteri Informasi Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kelompok itu akan mengatasi masalah hak asasi manusia internasional hanya setelah pengakuan resmi oleh negara-negara tersebut.
"Selama kami tidak diakui, dan mereka mengkritik [atas pelanggaran hak], kami pikir itu adalah pendekatan sepihak. Akan baik bagi mereka untuk memperlakukan kami secara bertanggung jawab dan mengakui pemerintahan kami saat ini sebagai pemerintahan yang bertanggung jawab," kata Mujahid kepada Tolo News Afghanistan.
Pemerintah Pakistan yang dipimpin oleh Khan telah berulang kali menyerukan dunia untuk terlibat dengan pemerintahan sementara Taliban untuk mencegah kemungkinan runtuhnya struktur Afghanistan, karena tidak adanya dana bank sentral.
Diperkirakan $10 miliar dana bank sentral Afghanistan tetap dibekukan di rekening bank asing, terutama di US Federal Reserve, menyusul pengambilalihan pemerintah oleh Taliban sebulan yang lalu.
Pada Senin (20/9), Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengulangi seruan agar dana tersebut dicairkan untuk memungkinkan lembaga pemerintah Afghanistan, termasuk sekolah dan rumah sakit, berfungsi. (Al Jazeera/Nur/OL-09)
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Tragedi berdarah terjadi saat Ramadan di Kabul. Serangan udara Pakistan mengenai RS Omid, menewaskan ratusan pasien yang sedang berbuka puasa dan salat.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu pimpinan militer Pakistan di Islamabad untuk membahas kelanjutan perundingan Iran-AS melalui jalur diplomasi tidak langsung.
Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan pejabat AS ke Pakistan untuk membahas gencatan senjata Iran. Trump sebut pihak Iran "membuang waktu".
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan Pakistan. Namun, blokade laut tetap berlanjut dan memicu ketegangan baru.
Rencana kunjungan Wapres AS JD Vance ke Islamabad resmi dibatalkan di tengah ketidakpastian negosiasi damai dengan Iran. Presiden Trump umumkan perpanjangan gencatan senjata.
Persiapan intensif di Islamabad, Pakistan, menguatkan sinyal bahwa putaran kedua perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
IRAN dilaporkan akan menentukan langkah selanjutnya terkait perundingan dengan Amerika Serikat (AS) setelah menerima kunjungan delegasi Pakistan ke Teheran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved