Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pakistan telah menyetujui vaksin Covid-19 dari Rusia, Sputnik V, untuk penggunaan darurat setelah sebelumnya memberikan izin yang sama untuk vaksin yang dikembangkan Sinopharm Tiongkok dan AstraZeneca/ Universitas Oxford.
"Sputnik telah menerima EUA (otorisasi penggunaan darurat)," kata Menteri Kesehatan Pakistan Faisal Sultan melalui pesan teks kepada Reuters, Selasa.
Vaksin Sputnik V diberikan dalam dua suntikan yang berselang tiga minggu, dan memiliki masa simpan enam bulan pada suhu -18 Celcius, menurut dokumen resmi tentang otorisasi vaksin.
Otorisasi kepada M / s AGP Ltd, Karachi sebagai pemilik tunggal Dana Investasi Langsung M / s Rusia berlaku hingga 1 April 2021, kata dokumen itu.
Vaksin itu digunakan untuk imunisasi individu di atas usia 18 tahun.
Kandidat vaksin keempat, yang dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc (CanSinoBIO), juga telah menyelesaikan uji klinis di negara Asia Selatan berpenduduk 220 juta orang itu.
Vaksin CanSinoBio menunjukkan kemanjuran 65,7 persen dalam kasus simptomatik dan tingkat keberhasilan 90,98 persen pada kasus parah dalam analisis sementara uji coba global, kata Sultan, Senin (8/2).
Dia mengatakan kemanjurannya dalam mencegah kasus bergejala adalah di Pakistan, yakni 74,8 persen dan 100 persen untuk mencegah penyakit parah.
Regimen dosis tunggal CanSinoBio dan persyaratan penyimpanan di lemari es normal dapat menjadikannya pilihan yang disukai di banyak negara.
AJ Pharma memimpin uji coba CanSinoBio untuk mengimpor botol vaksin pada awalnya sebelum mengisinya di Pakistan, perusahaan pertama yang melakukannya secara lokal.
Sultan mengatakan Pakistan bisa mendapatkan vaksin itu "dalam kisaran puluhan juta" dosis berdasarkan kesepakatan dengan perusahaan Tiongkok itu.
Pakistan telah meluncurkan program vaksinasi dengan 500.000 dosis Sinopharm yang disumbangkan oleh sekutu lamanya Tiongkok, memberikan suntikan kepada petugas kesehatan garis depan sebagai prioritas.
Pakistan juga telah mengamankan 17 juta dosis vaksin AstraZeneca di bawah skema global COVAX untuk memberikan perawatan terhadap virus corona ke negara-negara berkembang.
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu pimpinan militer Pakistan di Islamabad untuk membahas kelanjutan perundingan Iran-AS melalui jalur diplomasi tidak langsung.
Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan pejabat AS ke Pakistan untuk membahas gencatan senjata Iran. Trump sebut pihak Iran "membuang waktu".
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan Pakistan. Namun, blokade laut tetap berlanjut dan memicu ketegangan baru.
Rencana kunjungan Wapres AS JD Vance ke Islamabad resmi dibatalkan di tengah ketidakpastian negosiasi damai dengan Iran. Presiden Trump umumkan perpanjangan gencatan senjata.
Persiapan intensif di Islamabad, Pakistan, menguatkan sinyal bahwa putaran kedua perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
IRAN dilaporkan akan menentukan langkah selanjutnya terkait perundingan dengan Amerika Serikat (AS) setelah menerima kunjungan delegasi Pakistan ke Teheran.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved