Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pengacara dan jurnalis Arab Saudi bernama Osama Yamani merilis klaim bahwa Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam, tidak terletak di Temple Mount, Yerusalem. Lokasi Temple Mount yang dianggap penting bagi Israel sama dengan tempat berdiri Masjid Al-Aqsa sekarang, Palestina.
Dalam artikel di salah satu harian Saudi, Okaz, Yamani mengklaim bahwa masjid tersebut sebenarnya terletak di Al Ju'ranah, dekat Mekah di Arab Saudi. Yamani menulis bahwa kebingungan antara kedua situs tersebut berasal dari fakta bahwa banyak buku sejarah menyatakan bahwa Al-Aqsa terletak di Yerusalem.
"Yerusalem bukanlah Al-Aqsa, yang tidak disebutkan dalam misi yang diberikan Allah kepada Muhammad dan para khalifah. Demikian pula, Yerusalem merupakan kota dan Al-Aqsa merupakan masjid," katanya.
Yamani menambahkan bahwa semula umat Islam tidak menghadap ke arah Al-Aqsa saat salat. Yamani mendukung argumennya dengan fakta sejarah, seperti khalifah kelima dari dinasti Umayyah, Abd al-Malik, membangun Kubah Batu pada 691 M.
Al-Malak membangun kubah tersebut sembilan tahun setelah Abd Allah Ibn al-Zubayr memberontak dan menghalangi warga sekitar untuk memenuhi kewajiban menunaikan ibadah haji ke Mekkah. "Pada tahap itu, dia mengubah arah salat menuju Yerusalem," kata Yamani mengacu pada al-Malik.
Yamani menjelaskan bahwa ada cerita yang dipengaruhi pertimbangan politik yang melayani tujuan waktu itu. Kadang-kadang sejumlah klaim tersebut dibuat, menurutnya, tidak berhubungan dengan keyakinan atau mengikuti perintah agama. (Israelhayom/OL-14)
Pekan Suci di Yerusalem berlangsung sepi dan penuh pembatasan akibat konflik. Simak kisah warga Kristen Palestina yang bertahan di tengah tekanan dan ancaman eksodus.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Ledakan keras terdengar di Yerusalem pada Kamis (12/3/2026). Iran klaim serang pangkalan Palmachim, Ovda, dan markas Shin Bet dengan rudal dan drone.
Geja-gereja utama di Bethlehem, Yerusalem kembali menerima peziarah. Perayaan Natal juga berlangsung lagi setelah dua tahun absen sebagai bentuk solidaritas pada warga Gaza.
Arkeolog Yerusalem menemukan koin emas bergambarkan potret Ratu Mesir, Berenice II.
Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan 15 orang terluka, tujuh di antaranya dalam kondisi serius.
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved