Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan KBRI Beijing sudah mengirimkan nota diplomatik kepada Kemenlu Tiongkok untuk penyelidikan lebih lanjut. Dalam hal ini, terkait kasus pelarungan jenazah anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) berinisial H yang bekerja di Kapal Lu Qing Yuan Yu 623.
"Kita meminta agar ada penyelidikan mengenai kondisi ABK lainnya yang ada di atas kapal," ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI, Judha Nugraha, dalam press briefing secara virtual, Rabu (20/5).
Baca juga: Pemerintah Upayakan Hak ABK WNI di Kapal Tiongkok
Judha mengungkapkan Kemlu baru menerima informasi tersebut pada 8 Mei melalui pengaduan. Sejak itu, Kemlu melakukan berbagai langkah. Seperti meminta konfirmasi dari pihak keluarga. Berikut melakukan koordinasi dengan KBRI Nairobi untuk mencari informasi dari otoritas setempat.
"Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai kejadian tersebut. Jadi, peristiwa tersebut tidak diketahui oleh otoritas setempat," jelas Judha.
Pada 18 Mei, Kemlu telah mengadakan pertemuan dengan kementerian atau lembaga (K/L) terkait. Serta, mengundang ahli waris keluarga dan PT MTB sebagai manning agency.
Baca juga: Kemenlu Minta Klarifikasi Dubes Tiongkok Soal ABK WNI
Dalam pertemuan itu, Kemlu melakukan klarifikasi terkait kronologis kejadian dan pemenuhan hak ABK WNI. Kematian almarhum bernisial H terjadi pada 16 Januari lalu di sekitar perairan Somalia. Saat ABK lain mencoba membangunkan, yang bersangkutan sudah meninggal dunia.
"Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kematian," katanya.
Berdasarkan informasi Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan PT MTB, almarhum dilarung di sekitar perairan Somalia pada 23 Januari. Mengenai informasi tersebut, Kemlu akan tetap melakukan pengecekan ulang.(OL-11)
Kemlu RI pastikan kondisi WNI usai gempa M 7,4 dan ancaman tsunami di Jepang Utara. Simak hotline darurat KBRI Tokyo dan situasi terkini di Aomori-Iwate.
SEBANYAK 45 warga negara Indonesia atau WNI dievakuasi dari Iran oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) secara bertahap. Evakuasi dilakukan seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah
Hal tersebut disampaikan Nabyl menanggapi adanya tuntutan dari pihak berkonflik di Teluk Persia untuk menetapkan biaya melintas di Selat Hormuz.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) aktif mendorong Dewan Keamanan PBB melakukan investigasi terkait gugurnya tiga prajurit TNI di Libanon
Menurut dia, insiden bermula saat ban belakang bus pecah, yang kemudian disusul munculnya asap dari bagian luar depan kendaraan.
Dua penerbangan Emierates yang menuju Dubai dari Indonesia mengalami pengalihan, setelah penutupan sementara Bandara Dubai.
INFISA menetapkan status darurat bagi 13 ABK Indonesia yang terjebak di Baku, Azerbaijan. Pemerintah didesak segera melakukan repatriasi tanpa hambatan birokrasi.
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina desak pemerintah gerak cepat cari 3 ABK WNI yang hilang di Selat Hormuz usai ledakan Musaffah 2 di tengah konflik Iran-Israel.
Setelah hampir dua bulan dalam penyanderaan, empat Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang diculik perompak di perairan Gabon akhirnya dibebaskan.
PIMPINAN Komisi III DPR RI Habiburokhman bersyukur majelis hakim tidak menjatuhkan hukuman mati kepada Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal atau ABK Sea Dragon yang menjadi terdakwa
TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu orang ABK Kapal KOOL ICE yang mengalami gangguan jantung di perairan Bali, Jumat (27/2).
KY menyatakan siap untuk memantau persidangan perkara dugaan penyelundupan 2 ton sabu yang mana seorang anak buah kapal atau ABK Kepri yang dituntut hukuman mati
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved