Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KERAJAAN Arab Saudi mengapresiasi kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun di dunia. Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeirmenyampaikan duduknya Indonesia di Dewan Keamanan PBB juga merepresentasikan kepentingan negara-negara Muslim.
Hal tersebut menjadi salah satu poin pembahasan saat Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Al Jubeir. Pertemuan tersebut berlangsung di Royal Guest House, Riyadh, Minggu (14/4).
"Dalam pertemuan tersebut dibahas antara lain bagaimana kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral. Dari pihak Saudi menekankan banyak sekali posisi yang kurang lebih sama yang selama ini dimiliki Indonesia dan Saudi Arabia di berbagai isu," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seusai pertemuan dikutip dari pernyataan tertulis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.
Retno menuturkan, dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas mengenai kerja sama dalam rangka mensyiarkan Islam yang damai, Islam yang toleran, dan juga bekerja sama dalam konteks penanggulangan terorisme.
Baca juga: Presiden Bertemu Raja Salman di Istana Pribadi Raja di Riyadh
Selain itu, Presiden Jokowi dan Menteri Muda urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas mengenai masalah bagaimana kedua negara dapat meningkatkan kerja sama dalam membantu mendukung perjuangan bangsa Palestina.
"Seperti diketahui masa depan Palestina menjadi lebih sulit dan menjadi kewajiban bagi Saudi Arabia dan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dan untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina," ungkap Retno.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. (OL-2)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved