Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi benar-benar tak main-main. Menjelang musim Haji 2026, pemerintah melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan aturan super ketat soal pangan, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara bagi pelanggar.
SFDA menegaskan, segala bentuk produksi, penyimpanan, hingga distribusi makanan tanpa izin resmi dilarang keras. Tidak ada ruang kompromi.
Mengutip Gulf News, pelanggaran terhadap aturan ini bisa berujung pada denda hingga 10 juta riyal (sekitar Rp45 miliar), selain hukuman pidana.
Semua fasilitas pangan, mulai dari pabrik hingga gudang, wajib beroperasi sesuai Undang-Undang Pangan yang berlaku. Produk tidak boleh disimpan sembarangan, apalagi di luar fasilitas berizin.
Lebih tegas lagi, usaha yang sudah ditutup tidak boleh kembali beroperasi tanpa persetujuan resmi dari regulator.
Tak hanya itu, peredaran produk yang tidak memenuhi standar keamanan juga masuk daftar pelanggaran berat.
Sanksinya berlapis:
Langkah keras ini diambil demi satu tujuan utama: menjamin keamanan makanan bagi jutaan jemaah haji.
SFDA juga menggandeng berbagai lembaga pemerintah untuk memastikan layanan haji berjalan aman dan lancar.
Masyarakat serta pelaku usaha diimbau untuk patuh sepenuhnya, dan segera melaporkan pelanggaran melalui hotline 19999. (Gulf News,/Z-10)
Penggabungan kloter dilakukan untuk memastikan efisiensi dan kelancaran operasional pemberangkatan jemaah sesuai nomor manifes.
PPIH Arab Saudi menyiagakan 52 unit bus khusus untuk mendukung mobilitas jemaah haji disabilitas asal Indonesia.
RATUSAN jemaah haji 2026 asal Kabupaten Kampar, Riau, yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam (BTH 5) akhirnya bertolak ke Tanah Suci pukul 15.26 WIB, Selasa (28/4) setelah terkendala
PEMERINTAH KabupatenTasikmalaya, Jawa Barat melepas 445 jemaah haji 2026 bersama petugas yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 11 KJT di Islamic Center, Kecamatan Singaparna
Pria asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, ini membawa serta puluhan tahun kisahnya sebagai tukang becak dan berhasil naik haji.
Petugas juga terus mematangkan berbagai skema pelayanan. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan pemetaan data, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved