Dominasi Lansia dan Risiko Tinggi, Kemenhaj Perkuat Layanan Kesehatan

Ficky Ramadhan
20/4/2026 18:30
Dominasi Lansia dan Risiko Tinggi, Kemenhaj Perkuat Layanan Kesehatan
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak(ANTARA)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia tahun ini. Dari total 221 ribu jemaah haji reguler dan khusus, sekitar 25 persen di antaranya merupakan jemaah lanjut usia (lansia).

Selain itu, tercatat sebanyak 177.000 jemaah masuk dalam kategori risiko tinggi (risti) karena memiliki komorbid atau penyakit bawaan. Sementara itu, terdapat 382 jemaah disabilitas dan 287 jemaah yang menggunakan kursi roda.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa kelompok jemaah risiko tinggi menjadi perhatian utama pemerintah selama pelaksanaan ibadah haji.

"Jemaah lansia ada 25 persen, dari 221 ribu jemaah haji reguler dan khusus. 177.000 jemaah haji kita kategori risti atau resiko tinggi karena memiliki komorbid atau penyakit bawaan. 382 orang adalah jemaah disabilitas, dan 287 orang adalah jemaah dengan kursi roda," kata Dahnil saat dihubungi, Senin (20/4).

Ia menambahkan, tingginya jumlah jemaah dengan risiko kesehatan membuat Kemenhaj harus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kesehatan selama di Tanah Suci.

"Jemaah risiko tinggi menjadi perhatian Kemenhaj, karena rentan masalah kesehatan. Oleh sebab itu, kami telah bekerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit besar di Tanah Suci, dan memaksimalkan petugas kesehatan agar bisa melakukan pendampingan dengan maksimal," ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Kemenhaj akan terus memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan di Arab Saudi serta meningkatkan kesiapan tenaga medis.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah, khususnya yang masuk kategori rentan, mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal selama menjalankan rangkaian ibadah haji. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya