BMKG Peringatkan Papua Pegunungan akan Hadapi Kemarau Panjang hingga 5 Bulan

 Gana Buana
20/4/2026 12:08
BMKG Peringatkan Papua Pegunungan akan Hadapi Kemarau Panjang hingga 5 Bulan
BMKG memprediksi Papua Pegunungan akan mengalami kemarau hingga 5 bulan mulai Mei 2026(Dok. Wikipedia)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi musim kemarau panjang di wilayah Papua Pegunungan. Durasi kemarau diperkirakan berlangsung tiga hingga lima bulan, dengan puncak kondisi kering diprediksi terjadi pada Agustus 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena, Laura SM Runggeari, menyampaikan bahwa awal kemarau diperkirakan mulai masuk pada dasarian ketiga Mei 2026.

“Periode kemarau diprediksi berlangsung antara tiga hingga lima bulan. Puncaknya kemungkinan terjadi pada Agustus,” ujarnya dilansir dari Antara, Senin (20/4).

Warga Diminta Siaga Sejak Dini

BMKG mengingatkan masyarakat di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, untuk tidak menganggap remeh kondisi ini. Persiapan sejak awal dinilai penting guna mencegah dampak yang lebih luas, terutama terkait ketersediaan air dan aktivitas harian.

“Warga diharapkan bisa mengantisipasi kondisi ini dengan baik agar tidak menimbulkan masalah di tengah masyarakat,” kata Laura.

Selain musim kemarau, Papua Pegunungan juga diprediksi akan terdampak fenomena El Nino. Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa pengaruhnya relatif lemah dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

“Dampaknya tidak terlalu kuat, namun masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan,” jelasnya.

BMKG juga memastikan akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan El Nino dan kondisi cuaca terbaru agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif secara tepat.

Dengan potensi kemarau yang cukup panjang, langkah adaptasi menjadi kunci. Pengelolaan sumber daya air, kesiapan sektor pertanian, serta kewaspadaan terhadap potensi kekeringan menjadi perhatian utama dalam menghadapi periode ini. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya