26 Ruang Kelas Diresmikan, Senyum Siswa Mengembang 

Despian Nurhidayat
19/4/2026 22:06
26 Ruang Kelas Diresmikan, Senyum Siswa Mengembang 
Mutia, siswa kelas VI, SDN 05 Batang Anai berbincang dengan Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat meninjau ruang kelas darurat.(DOK KEMENDIKDASMEN)

RAUT muka bahagia tidak bisa disembunyikan Mutia, siswi kelas VI SDN 5 Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatra Barat. Dia tak bisa pungkiri bahwa dia sangat senang bisa kembali belajar di kelas. 

Di hadapan Menteri Abdul Mu’ti, Mutia mengatakan sangat senang bisa belajar di ruang kelas setelah beberapa waktu belajar di tenda darurat. “Di RKD (ruang kelas darurat) ini saya dan teman-teman kembali belajar dengan bangku, meja, papan tulis, dan ruang yang beratap. Kami semua senang sekali dengan RKD ini. Semoga sekolah kami segera dibangun dan bisa belajar dengan normal lagi,” kata Mutia.

Senada dengan Mutia, siswa kelas lima SDN 5 Batang Anai, Fahira Romadona Putri, juga senang mendapatkan peralatan sekolah dari Menteri Abdul Mu’ti. “Terima kasih pak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Abdul Mu’ti, sekolah kami sudah bagus lagi dan bisa belajar di kelas kembali,” ucap Fahira.

ROBOH DITERJANG BANJIR
Lebih lanjut, Kepala SDN 5 Batang Anai, Gusniarti sangat bersyukur atas kehadiran 5 RKD di sekolahnya. Sebelumnya, bencana banjir telah merobohkan sejumlah bangunan kelas dan hanya menyisakan satu ruang, yaitu perpustakaan. 

“Pengerjaan RKD ini rampung dalam waktu 10 hari. Kami sangat berterima kasih dengan RKD ini membuat murid kami kembali dapat belajar di ruang kelas. Semoga semua fasilitas ini membuat layanan pendidikan kami kembali pulih serta semua murid kembali ceria untuk bersekolah,” tutup Gusniarti.

Seperti diketahui, Kemendikdasmen membangun 26 RKD di seluruh Sumatra Barat. Dengan sebaran sebanyak 21 RKD di Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman 5 RKD. 

DIRESMIKAN
Sebelumnya, disambut lagu Rukun Sama Teman oleh para murid, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyambangi SD Negeri 5 Batang Anai. Di sana, Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan 26 RKD di seluruh lokasi bencana di Sumatra Barat. 

Pascabencana banjir akhir November 2025, sebanyak 26 RKD berhasil dibangun Kemendikdasmen dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar. ''Selain membangun 26 RKD, pada 2026 Kemendikdasmen juga mengalokasikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan pascabencana terhadap 322 satuan pendidikan di Sumatra Barat,'' kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti. 

Dari 322 satuan pendidikan itu, dijelaskannya, 301 sekolah akan dibangun dengan skema swakelola dan 21 lainnya akan dibangun bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). 

“Adapun 322 satuan pendidikan tersebut terdiri dari 84 PAUD, 169 SD, 35 SMP, 26 SMA, 4 SMK, dan 4 SLB. Hingga saat ini, realisasi pembangunan termin pertama telah mencapai 70% dengan nilai anggaran Rp167,53 miliar. Tentunya revitalisasi dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan belajar mengajar di Sumatra Barat saat ini telah berjalan dengan baik,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Padang Pariaman, Jumat (17/4). 

Pembangunan RKD ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pendidikan, masyarakat, serta mitra strategis lainnya yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan dan rekonstruksi pemulihan pendidikan layanan pascabencana. 

SEMANGAT BELAJAR
Mendikdasmen juga mengapresiasi semangat belajar murid SDN 5 Batang Anai yang telah memanfaatkan RKD dan interactive flat panel (IFP) untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD.

“Untuk seluruh murid, teruslah belajar dengan giat dan semangat. Jangan pernah menyerah dan harus memiliki tekad yang kuat untuk mencapai cita-cita. RKD ini bersifat sementara, nantinya gedung sekolah kalian akan dibangun kembali sehingga proses pembelajaran kembali normal, kembali ke ruang kelas dengan suasana aman dan nyaman,” tutur Menteri Mu’ti. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya