Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah krisis pengelolaan sampah perkotaan yang kian mendesak, Badan Riset dan Inovasi Nasional mengembangkan pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah berlabel Merah Putih di Bantargebang. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi volume sampah hingga 80 persen sekaligus mengubahnya menjadi energi listrik.
Peneliti Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN Wiharja menjelaskan, cara kerja sistem ini secara sederhana. Sampah yang masuk terlebih dahulu dipilah dan dikeringkan untuk meningkatkan nilai kalor, lalu dibakar dalam tungku untuk menghasilkan panas yang menggerakkan turbin dan generator.
Gas hasil pembakaran disaring melalui serangkaian alat pengendali emisi sesuai baku mutu Kementerian Lingkungan Hidup.
"Pendekatan ini mampu mengolah dan mengurangi volume sampah secara cepat dan signifikan hingga 80 persen sekaligus mengonversinya menjadi energi," ujar Wiharja, Kamis (16/4).
Fasilitas pilot ini telah dikembangkan BRIN sejak 2017 sebagai pembuktian bahwa sampah domestik Indonesia bisa diolah menggunakan teknologi dalam negeri.
Dibangun dengan kapasitas pengolahan 100 ton sampah per hari, fasilitas ini sempat dikelola bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2018–2022.
Listrik yang dihasilkan sebesar 700 kilowatt seluruhnya digunakan untuk kebutuhan internal karena statusnya masih pilot project dan belum berskala komersial. Potensinya jauh lebih besar jika dikembangkan penuh.
Wiharja menyebut kota besar seperti Jakarta berpotensi menghasilkan puluhan megawatt dari sampah, bergantung pada volume dan karakteristiknya.
"Dalam skala pengembangan penuh, potensi energi dari sampah perkotaan di kota besar seperti Jakarta dapat mencapai puluhan megawatt, tergantung pada volume dan karakteristik sampah," ungkapnya.
Teknologi insinerasi yang menjadi dasar PLTSa ini bukan hal baru di dunia. Berdasarkan data Bank Dunia dan UNEP, teknologi ini menguasai 78–79 persen pasar waste to energy global dan telah lama diterapkan di Jerman, Prancis, Jepang, China, dan Singapura.
Yang membedakan versi BRIN adalah adaptasinya terhadap karakteristik sampah Indonesia yang umumnya memiliki kadar air tinggi dan belum terpilah dengan baik.
Wiharja mengingatkan bahwa keberhasilan adopsi teknologi ini di kabupaten dan kota membutuhkan beberapa prasyarat, mulai dari ketersediaan dan kualitas pasokan sampah, kesiapan investasi awal dan biaya operasional, hingga penerimaan sosial dari masyarakat sekitar.
"Keberhasilan implementasi PLTSa memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat," pungkasnya. (H-2)
Arief mencontohkan keberhasilan pengelolaan sampah menjadi listrik di TPA Benowo, Surabaya. Sekitar 1.600–1.800 ton sampah per hari mampu menghasilkan listrik hingga 12 megawatt.
Untuk mendukung proyek waste to energy ini, Pemkot Makassar menyiapkan lahan seluas 5 hingga 7 hektare di sekitar TPA Antang.
KOMISI XII DPR meminta pemerintah memastikan bahwa rencana pembangunan 50 pembangkit listrik berbasis sampah tidak berujung mangkrak karena persoalan biaya.
STAF Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan implementasi WTE.
Setiap daerah yang berpartisipasi dalam program itu ditargetkan mampu mengelola minimal 1.000 ton sampah per hari.
Konflik Timur Tengah dinilai dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi berbasis listrik.
Peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
Pemprov Bali juga memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat sumber melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R).
Pengelolaan sampah melalui fasilitas RDF bisa digunakan sebagai bahan bakar energi lain seperti untuk bahan bakar PLTU dan energi listrik.
Pelajari ragam bentuk energi, sumber daya penting kehidupan. Temukan cara energi bekerja dan aplikasinya sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved