Pakar: Mahasiswa Perlu Bangun Pola Pikir Kritis terhadap AI

Supardji Rasban
11/4/2026 18:25
Pakar:  Mahasiswa Perlu Bangun Pola Pikir Kritis terhadap AI
Inset Founder & CEO Dark Defensive serta praktisi cybersecurity, Suprapti Mc Taggart.(MI/SUPARDJI RASBAN)

MAHASISWA perlu membangun pola pikir kritis terhadap perkembangan teknologi. Tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga lebih banyak praktik, khususnya dalam bidang cybersecurity dan artificial intelligence (AI).

Hal itu disampaikan pakar sekaligus Founder & CEO Dark Defensive serta praktisi cybersecurity, Suprapti Mc Taggart, saat memberi kuliah umum pada kegiatan akademik inspiratif lewat Saintek Talk Volume 3 dengan mengangkat tema “Cybersecurity & AI: Securing the Future of the Digital Economy”. Acara digelar di Aula Kampus Mataram Universitas Harkat Negeri (UHN) di Kota Tegal, Jumat (10/4/2026) sore.

Suprapti McTaggart menekankan pentingnya membangun pola pikir kritis dan rasa ingin tahu mahasiswa terhadap perkembangan teknologi.

“Saya ingin mahasiswa di sini selalu memiliki rasa penasaran terhadap masa depan. Harapannya, saya dapat berkontribusi dalam menghadirkan kurikulum pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga lebih banyak praktik, khususnya dalam bidang cybersecurity dan artificial intelligence,” ujar Suprapti.

Suprapti menyebut  bahwa pembelajaran di bidang ini perlu diarahkan pada pengalaman langsung agar mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja.

“Dengan demikian, teman-teman mahasiswa Universitaas Harkat Negeri dapat memperoleh wawasan baru serta kesiapan dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan yang semakin berkembang pesat,” jelas Suprapti.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UHN, Agung Hendarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini berangkat dari keresahan bersama terkait pentingnya kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi bagi bangsa.

“Saya bertemu dengan Ibu Suprapti di Jakarta, dan kami memiliki keresahan yang sama tentang bagaimana dapat berkontribusi untuk bangsa ini. Mahasiswa Universitas Harkat Negeri memiliki antusiasme yang tinggi untuk belajar cybersecurity, dan Ibu Suprapti juga memiliki keinginan untuk membantu mahasiswa dalam memahami bidang ini,” ujar Agung.
Agung menuturkan ke depan akan terjalin kerjasama strategis antara UHN dengan Dark Defensive melalui penandatanganan kesepakatan bersama dalam bidang pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Cybersecurity dan Artificial Intelligence saat ini sudah sangat melekat satu sama lain. Jika kita tidak mempersiapkan diri sejak awal, maka kita akan tertinggal. Oleh karena itu, kami ingin mendidik mahasiswa agar mampu menjadi ahli di bidang ini, karena sektor ini akan berkembang sangat pesat di masa depan,” jelas Agung. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya