Pangkas Biaya Haji, Presiden Perintahkan Garuda Indonesia Bentuk Perusahaan Patungan dengan Maskapai Arab Saudi

Kautsar Widya Prabowo 
08/4/2026 17:02
Pangkas Biaya Haji, Presiden Perintahkan Garuda Indonesia Bentuk Perusahaan Patungan dengan Maskapai Arab Saudi
Presiden Prabowo Subianto(tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.)

PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Direktur Utama Garuda Indonesia dan Danantara untuk segera melobi maskapai Arab Saudi. Langkah ini bertujuan untuk menjalin kerja sama strategis dalam skema perusahaan patungan (joint venture) demi efisiensi penyelenggaraan ibadah haji.

“Di sini ada Dirut Garuda? Kemudian Danantara? Saya telah instruksikan untuk mendekati Saudi Air, supaya Garuda dan Saudi Air bikin joint venture,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

Soroti Ketidakefisienan Operasional

Presiden menyoroti praktik operasional penerbangan haji selama ini yang dinilai tidak ekonomis. Ia mengkritik fenomena pesawat yang kerap terbang tanpa penumpang (ferry flight) pada salah satu rute keberangkatan atau kepulangan.

“Selama ini pesawat Garuda berangkat membawa jemaah haji ke Tanah Suci, pulangnya kosong. Ini tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian, mengembalikan jemaah ke Indonesia, kembalinya kosong,” tegas Presiden.

Targetkan Penurunan Harga Tiket

Sebagai solusi konkret, Presiden Prabowo mendorong pembentukan anak perusahaan baru dengan skema kepemilikan saham masing-masing 50% antara Indonesia dan Arab Saudi.

Melalui skema joint venture ini, diharapkan pesawat dapat mengangkut penumpang secara penuh, baik saat menuju Arab Saudi maupun sekembalinya ke Indonesia. Hal ini diyakini akan memangkas biaya operasional secara signifikan.

“Saya katakan, kenapa tidak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia. Pesawat berangkat ke Arab Saudi penuh, kembali ke Indonesia juga penuh. Harga bisa turun, waktu bisa lebih singkat. Ini supaya dikerjakan,” pungkasnya.

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya