Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENEMUAN besar di bidang paleontologi kembali menghebohkan dunia. Ratusan telur dinosaurus fosil ditemukan di situs Mèze, wilayah Hérault, Prancis selatan. Temuan ini disebut sebagai salah satu kawasan sarang dinosaurus terbesar di dunia.
Penemuan tersebut diumumkan oleh Musée-Parc des Dinosaures de Mèze melalui media sosial mereka. Setelah melalui proses penggalian yang berlangsung selama berbulan-bulan, tim peneliti berhasil menemukan ratusan telur dalam kondisi yang sangat terawetkan.
Direktur sekaligus kurator museum, Alain Cabot, menyebut konsentrasi telur di lokasi ini sebagai sesuatu yang luar biasa langka. Ia bahkan mengungkapkan bahwa dalam satu hari, timnya dapat menemukan hingga ratusan telur.
Cabot menjelaskan bahwa penemuan ini bukan hasil instan, melainkan buah dari hampir tiga dekade penelitian di lokasi tersebut. Metode yang ia gunakan dimulai dari mengamati pecahan cangkang telur di permukaan tanah, kemudian dilanjutkan dengan penggalian hati-hati di bawahnya.
Teknik sederhana namun teliti ini pertama kali membawanya menemukan telur dinosaurus di kawasan Mèze sekitar 28 tahun lalu. Sejak saat itu, penelitian terus berkembang hingga akhirnya mengungkap skala besar situs tersebut saat ini.
Berdasarkan pengamatan awal, telur-telur tersebut diperkirakan berasal dari akhir periode Cretaceous period, sekitar 72 hingga 70 juta tahun lalu.
Para ilmuwan meyakini bahwa telur-telur ini berasal dari berbagai spesies dinosaurus herbivora, termasuk Titanosaur yang dikenal memiliki telur berbentuk bulat, serta Rhabdodon priscus.
Menariknya, beberapa telur masih menyimpan struktur bagian dalam, menjadikannya sangat bernilai bagi penelitian ilmiah. Temuan ini berpotensi memberikan wawasan baru tentang perilaku reproduksi dinosaurus, lingkungan tempat mereka hidup, hingga jenis-jenis spesies yang pernah menghuni kawasan tersebut.
Para peneliti menduga kondisi lingkungan purba menjadi kunci utama terawetkannya telur-telur ini. Wilayah tersebut diyakini dulunya merupakan dataran banjir yang dilalui banyak aliran sungai.
Menurut laporan dari Moneycontrol, dinosaurus kemungkinan membuat sarang di lubang dangkal yang ditutupi vegetasi. Ketika banjir datang, sarang-sarang itu dengan cepat tertimbun sedimen, sehingga cangkang telur yang rapuh terlindungi dan dapat bertahan hingga jutaan tahun.
Kepadatan sarang yang ditemukan dalam satu area menunjukkan bahwa lokasi tersebut dulunya merupakan tempat bertelur bersama dalam skala besar. Para peneliti menyebutnya sebagai “ekosistem reproduksi dinosaurus” yang telah membatu.
Situs ini kini bahkan dianggap sebagai deposit telur dinosaurus terbesar di Eropa, serta sebanding dengan kawasan serupa di Argentina, China, dan Mongolia.
Antusiasme publik terhadap penemuan ini juga sangat tinggi. Unggahan museum di media sosial telah mendapatkan ribuan reaksi dan ratusan kali dibagikan. Banyak warganet mengungkapkan kekaguman mereka terhadap skala dan usia penemuan tersebut.
Namun, para peneliti menegaskan bahwa ini kemungkinan baru awal. Lapisan fosil yang mengandung telur disebut masih meluas di luar area penggalian saat ini, sehingga membuka peluang ditemukannya lebih banyak telur di masa depan.
Cabot pun menyebut penemuan ini sebagai “potongan nyata kehidupan dinosaurus” dan memperkirakan proses penelitian di situs tersebut masih akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan. (MSN/P-3)
Fosil dinosaurus raksasa baru bernama Tongnanlong zhimingi ditemukan di lokasi konstruksi di Tiongkok. Sauropoda berleher panjang ini diperkirakan mencapai 28 meter.
Ilmuwan akhirnya mengungkap salah satu misteri terbesar dalam dunia paleontologi: mengapa dinosaurus raksasa seperti sauropoda hanya bertelur kecil?
Ahli paleontologi di Argentina baru-baru ini menemukan fosil dinosaurus berleher panjang raksasa yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 30 meter
Studi terbaru mengungkap otak anjing mulai mengecil sejak zaman Neolitikum. Simak alasan ilmiah mengapa ukuran otak tidak menentukan kecerdasan anjing.
Penemuan fosil langka Cimolodon desosai di Baja California mengungkap rahasia mamalia bertahan hidup saat kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu.
Penelitian terbaru di Spanyol mengungkap bagaimana manusia purba Neanderthal berbagi gua dengan beruang gua melalui pembagian ruang ekologis yang unik.
Peneliti temukan fosil paruh gurita raksasa sepanjang 19 meter dari Zaman Kapur. Predator puncak ini mampu meremukkan tulang mosasaurus!
Peneliti ungkap "reset" prasejarah di Paris. DNA kuno menunjukkan pergantian populasi total akibat penyakit pes dan krisis sosial pada zaman megalitikum.
Penelitian terbaru di Gua Goyet, Belgia, mengungkap bukti mengerikan kanibalisme Neanderthal yang menargetkan orang asing, khususnya perempuan dan anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved