Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengisi hari keempat Lebaran dengan menggelar kegiatan silaturahmi bersama ratusan anak yatim piatu di Kabupaten Madiun dan sekitarnya, Jawa Timur.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini jadi ajang serap aspirasi terkait dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tingkat akar rumput.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua Bidang Kesehatan dan Pencegahan Narkotika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Chrisindo Reformanda dan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin bersama keluarga untuk ikut berbagi kebahagiaan. Nanik mengungkapkan rasa syukurnya setelah melihat langsung kondisi anak-anak yatim piatu, baik yang tinggal di pondok pesantren, panti asuhan, maupun yang dikelola mandiri oleh pihak desa.
Berdasarkan testimoninya, seluruh anak yang hadir mengaku merasakan manfaat nyata program MBG. "Alhamdulillah, semua sudah memperoleh MBG. Mereka amat gembira dengan program ini. Bahkan ketika saya tanya secara spontan, apakah program ini boleh dihentikan, mereka serempak menjawab, jangan," ujar Nanik.
Menurutnya, program ini bukan cuma pemenuhan asupan nutrisi, melainkan bentuk kehadiran negara bagi anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang membutuhkan kepastian gizi setiap harinya.
Chrisindo Reformanda menilai respons spontan anak-anak atas program intervensi gizi sebagai indikator awal yang autentik dan mencerminkan penerimaan positif di tingkat masyarakat.
Meski bersifat observatif, kata dia, testimoni ini jadi sinyal bahwa kebijakan pemerintah mulai berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari anak. "Ke depan, pendekatan ini perlu diperkuat dengan data kuantitatif dan yang evaluasi terukur sehingga bisa menjadi dasar kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan," terang Chrisindo.
Ia mengatakan dalam konteks itu, langkah strategis yang diinisiasi BGN menunjukkan arah kebijakan yang semakin terstruktur dan berorientasi pada hasil. "Pendekatan sistematis dan terintegrasi ini jadi fondasi penting dalam memastikan intervensi gizi tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak luas," ucapnya.
Ia menegaskan komitmen kepemimpinan Prabowo Subianto dalam menempatkan isu gizi sebagai prioritas nasional memperlihatkan adanya keseriusan negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. "Kebijakan ini bukan hanya menjawab persoalan kesehatan, tetapi juga menjadi investasi strategis dalam memperkuat ketahanan generasi muda Indonesia," ungkapnya.
Lebih jauh, dia juga mengajak masyarakat memiliki pandangan luas bahwa intervensi gizi memiliki implikasi strategis dalam menekan kerentanan sosial, termasuk potensi penyalahgunaan narkotika di usia muda.
"Karena itu, diperlukan integrasi kebijakan yang lebih holistik antara sektor kesehatan, pendidikan, dan pencegahan narkotika, agar dampaknya semakin optimal dan berkelanjutan," papar Chrisindo.
Selain berbagi keceriaan Idulfitri, kegiatan tersebut turut membagikan perlengkapan alat sekolah untuk mendukung kelancaran pendidikan anak-anak menjelang hari masuk sekolah.(H-2)
Sebagai kepala pemerintahan dalam sistem presidensial, Presiden memiliki kewenangan menjalankan program prioritas yang telah disahkan dalam peraturan perundang-undangan.
Presiden juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan. Ia menyebut, investasi di bidang pendidikan akan terus diperkuat demi masa depan bangsa.
Wakil Bendahara Umum Depinas Soksi (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia), Ambar Chrisdiana menegaskan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program MBG.
Penguatan tata kelola dan sistem distribusi terus dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal, transparan, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Kepala BGN juga menyinggung pentingnya pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi dengan mencontohkan Jepang.
PTPP sukses menyelesaikan proyek SPPG di 15 provinsi dalam 37 hari. Proyek ini mendukung program Makan Bergizi Gratis untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.
Temuan tersebut menjadi perhatian serius BGN dalam memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
BGN menegaskan anggaran Makan Bergizi Gratis atau MBG sebesar Rp10.000 bukan Rp15.000 per porsi, ujar Nanik S Deyang
Bertani ikan di karamba jaring apung di perairan seperti di Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur memang tidak mudah. Petani ikan harus mempersiapkan modal sekitar Rp20 hingga 30 juta.
Nanik mengimbau para kepala daerah di Kabupaten dan Kota agar saling mendukung dalam menyiapkan pasokan bahan pangan lokal untuk dapur MBG.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Bupati Lumajang membuka saluran Whatsapp untuk pengaduan kasus MBG di Lumajang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved