Contohkan Jepang, Kepala BGN Tegaskan Dampak Positif Program MBG

Indrastuti
23/4/2026 19:10
Contohkan Jepang, Kepala BGN Tegaskan Dampak Positif Program MBG
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan signifikan. “Jumlah dapur yang telah beroperasi mencapai 27 ribu unit. Program ini semakin menunjukkan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi, khususnya pada sektor pangan dan distribusi,” ujarnya saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Dapur Bergizi Indonesia (DPW Gapembi) Sumatera Barat di Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4). Dalam pelantikan tersebut, Agung Adithia Lingga dikukuhkan sebagai Ketua DPW Gapembi Sumatera Barat.

Dadan mengatakan hingga saat ini hampir Rp60 triliun telah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Dadan juga menyinggung pentingnya pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi dengan mencontohkan Jepang.

“Pada sekitar 1945, rata-rata tinggi badan masyarakat Jepang berada di kisaran 165 cm. Kini, generasi mudanya memiliki rata-rata tinggi badan di atas 176 cm. Hal ini tidak lepas dari program pemenuhan gizi yang konsisten dilakukan pemerintah Jepang,” ujarnya.

Dadan berharap pelantikan DPW Gapembi Sumatera Barat dapat memperkuat pelaksanaan program MBG di daerah, sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam penyediaan dapur bergizi berkualitas.
Turut hadir pada acara pelantikan ini, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Wali Kota Padang Fadly Amran beserta jajaran pemerintah daerah, dan Ketua Umum DPP Gapembi Alven Stony.

Ketua Umum DPP Gapembi Alven Stony menegaskan kembali dukungan penuh organisasinya terhadap pelaksanaan program MBG. Dia menilai program tersebut memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas generasi Indonesia di masa depan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menekankan pentingnya aspek cita rasa dalam program MBG. Menurut Vasko, selain memenuhi standar gizi, makanan yang disajikan juga harus menarik dan sesuai dengan selera penerima manfaat.

“Perlu ada penyesuaian dalam penyusunan menu agar tidak hanya bergizi, tetapi juga menggugah selera dan meningkatkan minat konsumsi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran. Fadly menegaskan keberhasilan program MBG tak hanya ditentukan oleh kandungan nutrisi, tapi juga oleh penerimaan masyarakat terhadap makanan yang disediakan. “Menu harus disusun dengan baik, sehingga selain kaya nutrisi, juga mampu meningkatkan selera makan,” katanya.

Fadly menambahkan pemerintah daerah mendukung penuh program MBG karena berkontribusi besar terhadap pembangunan kualitas generasi Indonesia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya