Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Bendahara Umum Depinas Soksi (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia), Ambar Chrisdiana menegaskan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai bukan sekedar pemenuhan nutrisi, melainkan sebuah kebijakan pembangunan yang komprehensif untuk membangun pondasi kualitas manusia Indonesia seutuhnya.
"Program MBG adalah legacy project yang visioner. Kita sedang mentransformasikan isi piring makanan menjadi pondasi kokoh bagi masa depan bangsa. Ini adalah investasi sosial ekonomi jangka panjang untuk melahirkan generasi Indonesia Emas 2045, yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global," ujar Ambar Senin (27/4).
TEPIS ISU MIRING
Menanggapi maraknya isu negatif yang mendiskreditkan Program MBG, mulai dari berita hoax anggaran pengadaan alat makan Rp4 triliun, isu motor listrik, hingga viralnya temuan makanan yang dianggap tidak higienis, Ambar meminta masyarakat untuk melihat data secara objektif.
"Sangat disayangkan jika media atau pihak tertentu memviralkan masalah yang sifatnya kasuistik. Saat ini ada sekitar 26.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (dapur) yang beroperasi dengan baik. Jika ada masalah yang terdapat di satu atau dua dapur, itu adalah kendala teknis minor yang tidak sebanding dengan keberhasilan masif di puluhan ribu titik lainnya. Saya mendukung dan mengapresiasi BGN yang tetap sabar dan konsisten dalam mengklarifikasi isu-isu tersebut," tegas Ambar.
Ia juga menyoroti berbagai aspek krusial yang membuktikan urgensi program MBG ini bagi ketahanan nasional, diantaranya bidang kesehatan yang merupakan upaya untuk penurunan stunting dan malnutrisi. Nutrisi yang konsisten akan meningkatkan kecerdasan dan kemampuan akademik siswa secara langsung.
Selain itu di bidang pendidikan, menurut Ambar Program MBG dapat meningkatkan angka kehadiran dan fokus belajar siswa di sekolah, terutama bagi kalangan siswa yang kurang mampu. Sedangkan di bidang ekonomi dan UMKM, Program MBG ini telah berhasil mendorong multiplier effect bagi ekonomi lokal.
Dengan menyerap produk pertanian, peternakan, dan keterlibatan masyarakat dalam Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), program ini menghidupkan UMKM di daerah," ujarnya.
Ambar yang juga merupakan tokoh perempuan dari Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa secara umum Program MBG telah berjalan sukses dan harus terus di kawal dari segala bentuk upaya delegitimasi.
"Secara keseluruhan, program ini sangat berhasil. Saya menghimbau semua pihak untuk tidak terjebak dalam narasi yang mendeskriditkan kebijakan ini dalam kepentingan politik jangka pendek. MBG adalah harga mati untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa," kata Ambar mengakhiri pernyataannya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved