Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA kanak-kanak sering dianggap sebagai fondasi kesehatan mental dan sosial di masa depan. Namun, sebuah studi mengejutkan menyoroti konsekuensi jangka panjang dari perasaan terisolasi.
Kesepian yang dialami secara kronis di masa kecil dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan demensia, termasuk Alzheimer, saat mereka mencapai usia dewasa dan lanjut usia.
Studi menemukan bahwa individu yang sering merasa kesepian atau terisolasi saat anak-anak menghadapi risiko demensia hingga 31 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak.
Risiko ini bahkan melampaui efek dari faktor risiko demensia tradisional lainnya, menunjukkan bahwa kesehatan sosial dan emosional memiliki peran yang krusial dalam neurologi jangka panjang.
Para peneliti berhipotesis bahwa kesepian yang berkepanjangan memicu respons stres kronis di otak.
Berikut adalah mekanisme yang mungkin menghubungkan isolasi masa kecil dengan kerusakan kognitif di masa tua:
Oleh karena itu, kesepian harus dipandang bukan hanya sebagai masalah emosional, tetapi sebagai faktor risiko kesehatan fisik dan otak yang serius, sama pentingnya dengan diabetes atau hipertensi.
Memastikan anak-anak memiliki dukungan sosial yang kuat adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan kognitif mereka.
Sumber: geriatri.co.id, bloombergtechnoz.com, voi.id
Peneliti temukan rasio neutrofil dalam darah berkaitan dengan risiko Alzheimer. Simak bagaimana tes darah biasa bisa jadi deteksi dini demensia sebelum gejala muncul.
Temukan bagaimana latihan beban atau resistance training dapat menurunkan risiko demensia dan Alzheimer berdasarkan temuan jurnal penelitian medis terbaru.
Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko demensia seperti Alzheimer.
Jalan kaki, berkebun, hingga pekerjaan rumah tangga dapat membantu menurunkan risiko demensia. Aktivitas fisik ringan pun bermanfaat bagi otak.
5 kebiasaan sehari-hari seperti kurang tidur hingga pola makan buruk diam-diam merusak otak dan meningkatkan risiko demensia, menurut studi ilmiah terbaru.
Terminal lucidity adalah lonjakan kesadaran sesaat sebelum meninggal. Ini penjelasan ilmiah, tanda-tanda, dan fakta medisnya.
Terminal lucidity adalah fenomena kejernihan mendadak sebelum kematian pada pasien demensia. Simak penjelasan, ciri, dan fakta ilmiahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved