Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPP-KB) telah melakukan imunisasi terhadap 11.190 anak atau 15,1% dari total 73.969 sasaran untuk menekan kasus campak.
Adapun, 11.190 anak yang sudah melakukan imunisasi itu terdiri dari berbagai usia, yakni usia 9-12 bulan, 12-47 bulan, 4-6 tahun, dan tujuh tahun.
"Kegiatan imunisasi ini dilaksanakan di 26 Puskesmas, guna memutus mata rantai penularan campak," kata Kepala DKPP-KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah, Rabu (27/8).
Ia menjelaskan, untuk anak usia 9-12 bukan yang telah imunisasi hingga hari kedua pelaksanaan imunisasi masalah tersebut sebanyak 168 anak atau 4,9% dari total target cakupan 3.404 anak.
Sementara itu, usia 12-47 bulan tercatat sebanyak 1.283 anak dari total sasaran 31.237 anak atau 4,1%, usia 4-6 tahun tercatat 5.252 anak atau 20% dari total sasaran 26.308 anak, dan usia tujuh tahun tercatat 4.487 anak dark total sasaran 13.020 anak atau 35,5%.
Hingga kini, lanjut Ellya, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua pihak, dan meminta bantuan serta dukungan untuk menyukseskan kegiatan imunisasi tersebut.
"Sebab, salah satu upaya yang harus dilakukan untuk memutus penularan campak ini dengan imunisasi campak," ujarnya.
Ia pun mendorong semua pihak agar bersedia untuk melakukan imunisasi guna menekan kasus campak di Sumenep. Sebab, masih ada beberapa orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk disuntik vaksin campak.
"Dengan dukungan semua pihak, kami yakin pelaksanaan imunisasi campak massal di Sumenep akan berjalan sesuai harapan," tuturnya. (H-4)
IMUNISASI disebut sebagai langkah paling efektif dalam mencegah dan menekan penyebaran campak, terutama pada anak usia balita.
Pada tahap pertama imunisasi tersebut mencakup 404 orang dan tahap kedua mencakup 599 orang.
Kemenkes dan Pemprov Aceh mengimunisasi 15.128 tenaga kesehatan untuk mencegah penularan campak.
Kekebalan kelompok (herd immunity) di DIY terbilang tinggi karena vaksinasi MR dosis pertama di DIY mencapai 98 persen dan dosis kedua sekitar 96 persen.
IDAI menekankan pentingnya imunisasi masif untuk mengatasi lonjakan kasus campak dan polio di Indonesia sebagai penyakit yang muncul kembali.
Pemkab Deli Serdang mengoptimalkan imunisasi kejar campak melalui layanan puskesmas dan posyandu guna mencegah kasus secara berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved