Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, sebagai kampus berdampak semakin terasa di tengah masyarakat. Bukan saja dikenal sebagai lembaga pendidikan tinggi, tapi cukup hanya membidani dan mengedukasi warga untuk kesejah teraan ekonomi serta pelestarian lingkungan hidup.
Dalam sepekan terakhir misalnya, tim dosen Universitas kebanggaan warga Provinsi Aceh itu sukses melaksanakan program pengabdian masyarakat. Kegiatan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat itu antara lain adalah membangun produk garam petani di Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.
Edukasi dan pembinaan Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG), membantu petani dalam branding, pengemasan, dan diversifikasi produk. Lalu mengajari teknologi inovasi pembuatan sabun cuci tangan berbahan dasar garam tambak.
Dr Vicky Prajaputra, M.Si., dosen Program Studi Ilmu Kelautan USK tampil sebagai ketua tim pelatihan. Beberapa anggotanya adalah para dosen lintas disiplin ilmu, yaitu Apt. Nadia Isnaini, S.Farm., M.Sc. dan Fajar Fakri dari Program Studi Farmasi. Kemudian ada Adli Waliul Perdana, S.Kel., M.Si. dari Program Studi Budidaya Perairan, Adinda Gusti Vonna dari Program Studi Agribisnis, serta Ulil Amri Mc, S.Pi., M.Si. dari Program Studi Ilmu Kelautan.
Berikutnya juga aktif melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi disiplin ilmu.
Ketua tim pelatihan Dr Vicky Prajaputra, M.Si yang juga dosen Program Studi Ilmu Kelautan USK mengatakan program ini berawal dari banyak potensi garam kristal geomembran Gampong Neuheun yang memiliki kualitas baik. Sayangnya belum didukung oleh strategi pemasaran dan kemasan menarik.
Bahkan, pemanfaatan garam sebagai produk turunan masih sangat terbatas. Itu sebabnya para dosen ahli dari USK tertarik melakukukan menghadirkan teknologi inovasi untuk menangani potensi garam itu.
"Melalui program ini, tim pengabdi mendorong inovasi dengan mengembangkan sabun cuci tangan berbasis garam sebagai produk baru yang memiliki nilai jual," kata Vicky Prajaputra.
Itu merupakan wujud nyata kolaborasi atau kerjasama perguruan tinggi dan masyarakat untuk mengangkat potensi lokal. Harapannya nanti warga mampu mengimbangi pasar lebih luas.
Dikatakannya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara petani garam, tim dosen, mahasiswa, serta para pemateri.
"Kami sangat berterima kasih kepada tim pengabdi dari USK yang telah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru. Selama ini kami hanya fokus pada produksi garam, tetapi melalui pelatihan ini kami jadi tahu bagaimana memanfaatkan garam untuk membuat produk lain seperti sabun cuci tangan" tambah Junaidi, Ketua Mitra Garam setempat.
Junaidi berharap kerjasama ini dapat berlanjut agar usaha garam mereka semakin berkembang. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola dan mengemas produk garam, serta membuka peluang bisnis baru melalui produk inovatif sabun cuci tangan.
"Ke depannya, tim USK berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok petani garam di Gampong Neuheun agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi model pemberdayaan yang bisa direplikasi di daerah pesisir Aceh lainnya," tutur Junaidi. (H-2)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto, menegaskan bahwa perguruan tinggi bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, namun juga kekuatan kemanusiaan.
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) resmi meluncurkan program hilirisasi hasil riset melalui agenda Kampus Berdampak
Mengusung tema Bersama, Lebih Berdampak kegiatan KKN Tematik ini merupakan wujud kolaborasi antara LLDIKTI Wilayah III Jakarta dan 27 perguruan tinggi lain.
Program ini mengedepankan pembelajaran berbasis pada pengalaman lewat proyek nyata mitra industri serta lembaga.
STIH Adhyaksa telah menjalin kerja sama pula dengan Pemerintah Daerah Probolinggo dan dalam waktu akan menjalan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Lahat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved