Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APAKAH jenis kulit bisa berubah seiring waktu? Jawabannya: bisa. Menurut dr. Cecillia Young, Dokter Estetika di Klinik Athena Kemang, perubahan jenis kulit adalah hal yang umum terjadi dan dipengaruhi oleh tiga faktor utama: usia, hormon, dan skincare yang tidak sesuai.
Gunakan moisturizer secara rutin.
Pertimbangkan perawatan seperti serum kolagen atau treatment yang merangsang produksi kolagen alami.
Fokus pada hidrasi kulit—bukan sekadar mengontrol minyak.
Pilih produk yang menyeimbangkan kadar air dan minyak, bukan yang terlalu mengeringkan.
"Jenis kulit memang bisa berubah. Jangan terpaku pada tren skincare. Pahami kebutuhan kulitmu secara personal," ujar dr. Cecillia di sela sesi konsultasi di Lapangan Banteng (20/7). (Z-10)
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved