Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIASAAN menyeduh kopi di pagi hari mungkin terasa tak tergantikan. Namun sebuah studi terbaru menunjukkan jenis kopi yang Anda pilih bisa berdampak besar terhadap kesehatan mata Anda.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Food Science & Nutrition, para peneliti dari Tiongkok menemukan adanya kaitan genetik antara konsumsi kopi instan dan risiko degenerasi makula terkait usia (Age-related Macular Degeneration/AMD). AMD ialah penyakit mata yang merusak retina dan menjadi penyebab utama hilangnya penglihatan pada lansia.
Degenerasi makula adalah gangguan pada bagian tengah retina (makula), yang menyebabkan hilangnya penglihatan sentral, sementara penglihatan samping tetap utuh. Menurut American Macular Degeneration Foundation, penyakit ini merupakan penyebab utama kebutaan permanen pada orang berusia di atas 60 tahun, dan memengaruhi hampir 20 juta orang Amerika.
Dalam analisis terhadap data lebih dari 500.000 orang dewasa berusia di atas 50 tahun, peneliti menemukan minum kopi instan bisa meningkatkan risiko terkena AMD kering hingga tujuh kali lipat, terutama pada mereka yang memiliki kerentanan genetik terhadap penyakit ini.
Sementara itu, kopi jenis lain—seperti kopi bubuk, kopi seduh, dan kopi tanpa kafein—tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan peningkatan risiko AMD.
"Mempelajari predisposisi genetik terhadap konsumsi kopi dan kaitannya dengan risiko AMD dapat membantu mengungkap hubungan antara pola makan dan penyakit mata," tulis para peneliti.
Mereka juga menyarankan hasil studi ini dapat digunakan secara klinis untuk menyusun pendekatan pencegahan yang lebih personal:
“Dokter dapat menyarankan pasien dengan risiko genetik tertentu untuk mengurangi konsumsi kopi instan sebagai bagian dari strategi mencegah AMD kering.”
Meskipun studi ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat langsung, temuan ini cukup untuk menjadi peringatan dini, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit mata degeneratif.
Jika Anda rutin minum kopi instan setiap hari, mungkin inilah saatnya mempertimbangkan untuk beralih ke kopi bubuk atau kopi seduh—demi kesehatan mata Anda di masa depan. (The Healty/Z-2)
Dokter spesialis mata dr. Florence Meilani Manurung menjelaskan katarak juvenil pada usia muda, faktor pemicu, hingga target operasi katarak nasional.
Peneliti UC Irvine berhasil memulihkan penglihatan akibat usia pada tikus dengan menargetkan gen ELOVL2. Temuan ini menjadi terobosan baru pengobatan AMD.
Kenali cara mencegah floaters pada mata melalui 8 langkah praktis, mulai dari nutrisi hingga pemeriksaan rutin untuk menghindari gangguan penglihatan serius.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menjelaskan mengapa katarak sering tidak disadari dan apa saja gejala awal yang perlu diwaspadai.
Kasus katarak di Indonesia terus meningkat dan masuk fase backlog. Akses terbatas dan mitos jadi penghambat, padahal risiko kebutaan bisa dicegah.
Kenali penyebab katarak di usia muda mulai dari gaya hidup hingga faktor medis, serta langkah pencegahan efektif untuk menjaga kesehatan mata jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved