Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBARAN sudah di depan mata. Momen idul fitri adalah saat yang dinanti-nanti seluruh keluarga yang merayakan.
Kumpul-kumpul saat Lebaran, pasti akan dibarengi dengan tersedianya makanan berlimpah. Makanan manis, asin, gurih, berminyak, dan termasuk bersantan, akan menemani acara kumpul-kumpul Lebaran.
Makan berlebih dianjurkan tidak dilakukan. Terutama makanan bersantan.
Berikut ini alasan, mengapa tidak boleh makan makanan santan secara berlebihan.
Makanan bersantan sebaiknya dihindari berlebihan karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti:
1. Diare.
Santan sulit dicerna lambung karena kandungan lemaknya yang tinggi.
Perut kembung: Lemak dalam santan dapat meningkatkan produksi gas.
2. Kolesterol tinggi.
Pemanasan santan mengubah asam lemak menjadi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol.
3. Tekanan darah tinggi.
Lemak tinggi dalam santan dapat menyebabkan obesitas, yang berkontribusi pada naiknya tekanan darah.
4. Asam lambung naik.
Santan mengandung lemak jenuh yang tinggi, sehingga lambung memproduksi asam lambung lebih banyak.
5. Sindrom iritasi usus besar (IBS).
Lemak dalam santan dapat memicu kondisi ini.
6. Kekurangan kalsium.
Santan tidak dapat mencukupi kebutuhan harian asupan kalsium.
7. Risiko kanker payudara.
Kebiasaan konsumsi makanan berlemak, termasuk makanan bersantan, bisa meningkatkan risiko tumbuhnya sel-sel kanker payudara.
8. Risiko Penyakit Jantung
Konsumsi santan secara berlebihan justru turut memicu naiknya kadar kolesterol jahat di dalam darah sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, ada baiknya untuk membatasi konsumsi santan agar tidak berlebihan.
(H-1)
Menelusuri makna Idul Fitri melalui puitika Jeihan Sukmantoro dan filsafat Islam. Mengubah ritual salaman menjadi kesadaran moral yang tercerahkan.
Tingginya angka kunjungan ini mengukuhkan situs warisan budaya sebagai pilihan utama keluarga untuk berekreasi sekaligus mengedukasi diri.
IDUL Fitri baru saja kita rayakan. Selama sebulan, kita berlatih menahan diri dan mempertajam empati.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Jakarta berhasil keluar dari narasi konvensional Lebaran yang selama ini hanya identik dengan arus keluar menuju daerah.
Program “Mudik ke Jakarta” mencatat perputaran ekonomi hingga Rp21 triliun. Pengamat menilai program ini efektif mendorong pariwisata dan UMKM saat Lebaran.
Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Lapangan Banteng selama Lebaran Betawi 2026, 10-12 April. Simak rute alternatifnya di sini.
Simak panduan ahli untuk memulihkan kondisi fisik dan finansial pascalibur Lebaran, mulai dari deteksi dini kesehatan hingga alokasi ideal arus kas.
DI tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, menjaga kualitas interaksi dalam keluarga menjadi tantangan tersendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved