Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Dokter Hipertensi Indonesia (Inash) menyebut penyakit hipertensi saat ini menjadi permasalahan baru bagi kesehatan para remaja yang tidak menjalani pola hidup sehat.
"Hipertensi bukan hanya peperangan bagi orang dewasa ataupun lansia. Tidak jarang, dalam praktik dokter sehari-hari, hipertensi juga bisa ditemui pada pasien anak-anak, remaja, usia produktif hingga ibu hamil," kata Sekretaris Jenderal Inash, Ario Soeryo Kuncoro, dikutip Rabu (26/2).
Ario mengatakan hipertensi menjadi salah satu penyakit yang insidensi, tingkat morbiditas, dan tingkat mortalitasnya semakin substansial.
Peningkatan angka kejadian hipertensi pada anak dan remaja di Indonesia, terutamanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti obesitas, anak kurang aktivitas fisik, terlalu banyak menghabiskan waktu bermain gawai, asupan makanannya tinggi kalori dan garam.
Sementara pada remaja, beberapa faktor tambahan yang memicu hipertensi seperti mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan kafein, kebiasaan merokok, stres secara mental, dan kurang tidur.
"Jika saat usia muda sudah terkena hipertensi, sampai dewasa, mereka akan menjalani hidup dengan pengobatan hipertensi serta memperbesar
risiko penyakit kardiovaskular pada masa dewasa," ujar Ario.
Ario menyebut hipertensi pada usia muda atau usia produktif memengaruhi 1 dari 8 orang dewasa berusia antara 20-40 tahun.
Dalam Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran tensimeter sebesar 10,7% pada kelompok usia 18-24 tahun dan 17,4% pada kelompok usia 25-34 tahun.
Namun, data SKI 2023 juga menyebut bahwa berdasarkan diagnosis dokter, kelompok umur usia 18-24 prevalensi hipertensi sebesar 0,4% dan kelompok umur usia 25-34 sebesar 1,8%.
Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara angka kejadian berdasarkan tensimeter dengan diagnosis dokter.
"Ini memunculkan dugaan bahwa banyak anak muda yang kurang peduli terhadap indikasi dari hipertensi, sehingga tidak melanjutkan pengobatan ke dokter meskipun angka tensimeternya tinggi," kata Ario.
Padahal, katanya, hipertensi tidak bisa disembuhkan secara total dan hanya bisa dikontrol.
Jika sudah menderita hipertensi di usia muda, akan terjadi penurunan kualitas hidup saat hidup dan lansia. Namun jika sudah terjadi, maka kejadiannya bisa diatasi dengan tetap menerapkan gaya hidup sehat, mengonsumsi obat-obatan secara patuh dan melakukan pemantauan
rutin.
Ario turut menekankan bahwa batasan tekanan darah normal pada anak berbeda-beda untuk setiap kelompok umur, jenis kelamin, dan tinggi badan anak. Hal itu berbeda dengan usia dewasa yang menggunakan satu batasan tekanan darah normal untuk semua umur, jenis kelamin dan ukuran tubuh.
Ia menyebut idealnya mulai dari usia 3 tahun, anak bisa mulai menjalani pemeriksaan tekanan darah, setidaknya setahun sekali, seperti halnya pengukuran berat dan tinggi badan yang perlu dilakukan pada setiap anak secara regular.
"Pada anak-anak dengan riwayat lahir prematur, berat badan kurang dari 2.500 gram atau riwayat dirawat di ruang perawatan intensif (ICU), maka memerlukan pemeriksaan tekanan darah lebih dini lagi," pungkas Ario. (Ant/Z-1)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Roblox resmi membuka Teen Council Asia 2026. Remaja Indonesia usia 14-17 tahun diajak berkontribusi dalam keamanan digital. Simak syarat dan cara daftar.
Gagal ginjal kini banyak menyerang usia muda akibat pola hidup tidak sehat. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya sejak dini agar tidak berujung cuci darah.
Roblox ajak remaja Indonesia usia 14-17 tahun gabung Teen Council Asia. Simak syarat, jadwal pendaftaran, dan misi keamanan digital di sini.
PkM melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) SIJB untuk pencegahan dan penanganan segera bagi siswa yang menunjukkan adanya permasalahan.
Guru Besar FKUI Prof. Agus Dwi Susanto menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mencegah penggunaan vape pada remaja di tengah masifnya promosi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved