Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANTUN sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Unesco asal Indonesia bersama Malaysia, tepatnya pada 2020 lalu. Kala itu Indonesia dan Malaysia mengajukan Pantun lewat joint nomination.
Keberhasilan menjadikan pantun jadi warisan budaya tak benda UNESCO tentu merupakan hal yang luar biasa, namun dibalik itu ternyata masih ada pihak yang bertanya-tanya terkait alasan Indonesia menggandeng Malaysia dalam menominasikan Pantun, mengingat perdebatan antar Indonesia dengan Malaysia dalam isu kebudayaan masih kerap terjadi.
“Secara teknis, kalau kita mengajukan satu karya budaya (ke UNESCO), itu nunggunya dua tahun, selama dua tahun itu hanya bisa masuk satu karya budaya. Dan saat itupun berderet panjang (Budaya yang ingin dinominasikan), termasuk waktu itu Kolintang,” kata Ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Indonesia, Prudentia, dalam Seminar International ‘Pantun Nusantara: Strategi Kultural Merawat Warisan di Era Digital’, di Jakarta, Senin (10/2).
Prudentia yang merupakan bagian dari Tim yang bekerja membawa Pantun mendapatkan status warisan budaya tak benda UNESCO pun menjelaskan, kalau mengajukan warisan budaya tak benda kepada UNESCO lewat joint nomination bisa dilakukan kapan saja tanpa perlu menunggu dua tahun sekali. Hal itu diyakininya karena UNESCO lebih mementingkan budaya yang memiliki aspek kesepahaman, keserasian, harmonisasi, multikultur, dan pengelolaan warisan budaya bersama.
“Kalau mau (mengajukan) sendiri itu pasti lama banget. Walaupun yang satu-satu juga tetap ya berjalan, tetapi yang bersama itu sangat dianjurkan bila memang negara-negara itu memiliki warisan budaya bersama,” tutur Prudentia.
Pada kesempatan itu, Dia juga mengatakan bahwasannya saat itu timnya tidak hanya mengajak Malaysia, melainkan juga mengajak Thailand hingga Singapura. Hanya saja saat itu cuman Malaysia yang mau mengajukan pantun sebagai warisan budaya tak benda lewat jalur joint nomination.
Dia bercerita bahkan harus menembus wilayah selatan Thailand untuk bertemu otoritas setempat terkait pengajuan joint nomination tersebut, hanya saja saat itu baik Thailand dan juga Singapura belum bisa melakukan kerjasama untuk membawa pantun untuk dinominasikan sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.
“Pada waktu itu Thailand belum siap karena memang saat itu (sekitar tahun 2017) masih ada konflik di Thailand Selatan. Sementara Singapura ingin, tapi tidak bisa mengajukan nominasi ini, karena Singapura belum meratifikasi Konvensi UNESCO 2003,” terang Prudentia.
Alasan-alasan itulah yang menjadi jawaban kenapa Pantun ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia bersama Malaysia oleh UNESCO. Adapun pantun ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia bersama Malaysia oleh UNESCO tepat pada 17 Desember 2020, tepatnya pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kantor Pusat UNESCO di Paris, Prancis. (Z-9)
Selain Sego Boran, sejumlah tradisi dan budaya Lamongan juga telah ditetapkan sebagai WBTb Indonesia antara lain, seni Kentrung, Jaran Jenggo, Mendhak Sanggring, dan Perahu Ijon-Ijon.
Penetapan 514 WBTbI tahun ini adalah capaian luar biasa, hasil dari 804 usulan yang diajukan oleh 35 provinsi.
Nasi Megono dan Lopis Krapyak ditetapkan sebagai WBTB pada 8 Oktober 2025 lalu.
Tradisi yang berasal dari Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes ini masuk dalam domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-Perayaan.
Menbud Fadli Zon mengungkapkan budaya merupakan alat pemersatu untuk menghadapi tantangan global karena mampu menghubungkan orang-orang melalui kisah, nilai, dan ekspresi bersama
Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan 17 Desember sebagai Hari Pantun. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 163 Tahun 2025 tentang Hari Pantun.
Studi terbaru mengungkap sistem pertahanan Venesia memiliki batas waktu. Pilihannya sulit, membangun tembok raksasa atau memindahkan kota ke daratan.
Meskipun menyandang status warisan budaya UNESCO, konsumsi baguette di Prancis terus merosot. Dari persaingan roti Amerika hingga tren 'neobaker'.
Dampak konflik Timur Tengah di Iran akibatkan kerusakan 56 situs budaya, 30 universitas, dan 55 perpustakaan. UNESCO konfirmasi kerusakan warisan dunia akibat serangan udara.
Gerakan perempuan Indonesia memiliki keunggulan global yang khas, yaitu tumbuh dalam keberagaman agama, etnis, budaya, dan sosial.
Namun, transformasi ini harus dilakukan selektif dan berbasis kesiapan institusi agar tetap menjaga karakter utama pendidikan vokasi.
Serangan udara AS dan Israel di pusat Teheran menyebabkan kerusakan pada Istana Golestan, situs warisan dunia UNESCO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved