Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
COCA COLA di Eropa telah memerintahkan penarikan besar-besaran di tiga negara setelah menemukan kadar klorat, bahan kimia yang tinggi dalam beberapa minuman ringan. Penarikan ini berlaku untuk Belgia, Luksemburg, dan Belanda, meskipun sejumlah kecil minuman juga dikirim ke negara-negara lain, menurut Coca-Cola Europacific Partners. Kadar klorat yang tinggi dalam makanan dan air minum dapat menimbulkan risiko kesehatan dengan mengganggu asupan yodium tiroid, sehingga mengubah kadar hormon tiroid untuk sementara.
Bagaimana klorat bisa ada pada minuman dan makanan?
Klorat ditemukan pada tahun 2014 oleh laboratorium kontrol resmi secara kebetulan. Setahun kemudian, Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) memperingatkan bahwa kadar klorat dalam makanan dan air minum terlalu tinggi.
Dikatakan bahwa hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi bayi dan anak-anak, termasuk masalah tiroid yang disebabkan oleh berkurangnya penyerapan yodium. Hal ini dapat memiliki implikasi kesehatan yang serius, termasuk jumlah sel darah merah yang lebih rendah dan perubahan komposisi komponen sumsum tulang. Kelompok lain yang berisiko adalah wanita hamil yang juga memiliki gangguan fungsi tiroid.
Menurut Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko (BfR), natrium dan kalium klorat dulunya digunakan sebagai herbisida. Namun, penggunaan produk perlindungan tanaman dan biosida yang mengandung klorat tidak lagi diizinkan di UE.
Klorat dapat muncul sebagai produk sampingan saat menggunakan zat yang mengandung klorin untuk membersihkan atau mendisinfeksi. Para ahli mengatakan jalur utama masuknya klorat ke dalam makanan adalah melalui proses produksi air yang sebelumnya telah diolah dengan produk biosida yang mengandung klorin untuk tujuan disinfeksi.
Klorat sering terdeteksi dalam sayuran beku, jus buah, selada, dan rempah-rempah. Otoritas Keamanan Pangan Eropa mengatakan bahwa asupan klorat yang berulang di antara populasi yang lebih muda dengan kekurangan yodium ringan hingga sedang menimbulkan kekhawatiran. (H-3)
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Coca-Cola mengatakan dalam sebuah pernyataan penarikan kembali difokuskan pada Belgia, Luksemburg, dan Belanda.
EROPA menyetop sementara produk Cola-Cola. Alasannya di dalam minuman tersebut ditemukan kadar klorat tinggi. kandungan tinggi klorat pada makanan dan minuman, sangat berisiko
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved