Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman menjelaskan perlunya usulan dan kajian lebih lanjut agar obat baru terapi kanker bisa dimasukkan dalam Formularium Nasional (Fornas).
Fornas adalah daftar obat terpilih yang dibutuhkan dan digunakan sebagai acuan penulisan resep pada pelaksanaan pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan. "Yang jelas harus ada usulan dan akan dikaji lebih dulu sebelum masuk ke fornas," kata Aji saat dihubungi, Selasa (17/12).
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin edar Etapidi dan Brukinsa yang merupakan produk baru terapi kanker. Kedua obat tersebut berasal dari PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) dan pengembang pengobatan onkologi BeiGene.
Dihubungi terpisah, Asisten Deputi Komunikasi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan,Rizzky Anugerah menjelaskan dalam penyelenggaraan program JKN, obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan kepada peserta JKN sudah masuk ke dalam Fornas. Penyusunannya dilakukan oleh Komite Nasional Fornas dan telah disetujui Kementerian Kesehatan.
"Secara berkala obat tersebut dievaluasi oleh instansi terkait untuk mengetahui perkembangan keamanan maupun efektivitasnya dengan mempertimbangkan masukan ahli," ungkap Rizzky.(M-2)
Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia menilai pelabelan Nutri-Level kurang transparan dan mendesak penggunaan label peringatan "Tinggi Gula, Garam, Lemak".
Kasus pelecehan seksual mahasiswa FH UI mengungkap fenomena disinhibisi online. Simak penjelasan ahli Kemenkes mengenai toxic disinhibition di ruang digital.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengatakan penyakit parkinson merupakan salah satu penyakit yang mencerminkan realitas penuaan masyarakat dan meningkatnya beban penyakit degeneratif.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat surveilans tren kasus penyakit campak nasional menunjukkan penurunan signifikan.
asus campak kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa bayi berusia di bawah 9 bulan sangat berisiko terinfeksi.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved