Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin diperlukan agar Indonesia bisa mengakhiri Tuberkulosis (Tb) pada 2030. Vaksin, Tb ujarnya perlu diproduksi pada 2028.
"Untuk mengeliminasi Tuberkulosis 2030 kita harus melahirkan vaksin pada akhir tahun 2028. Karena kalau tidak, kita tinggal berkemas dan pulang ke rumah, lalu pakai selongsong baju di pantai, karena menurut saya kita tidak bekerja cukup keras hanya menjadikannya slogan," ujar Menkes seperti dikutip dari Antara, Senin (11/11).
Dalam High Level Meeting On TB Innovation di Kabupaten Badung, Bali, Senin (11/11), Menkes mengatakan vaksinasi merupakan langkah perubahan dalam percepatan penanganan Tb selain skrining dan terapi pengobatan.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan tengah melakukan penjajakan ke tiga produsen vaksin, salah satunya M72. Semua itu ditargetkan rampung akhir 2028 dapat diluncurkan pada 2029.
"Saya memberi mereka target, harus menyelesaikan semuanya pada tahun 2028 sehingga pada tahun 2029 kami dapat meluncurkan vaksin ini secara global, saya tahu itu sangat rumit, teknologi vaksin sangat rumit," papar Menkes.
Menkes juga menyampaikan adanya peluang gagal dalam percobaan produksi vaksin Tb yang sangat tinggi. Oleh karena itu pemerintah tidak hanya mengandalkan satu produsen dan melakukan sejumlah uji klinis.
"Yang M72 merupakan vaksin yang teknologinya itu proyek kombinasi yang sudah diproduksi di Indonesia, sekarang uji klinis fase tiga dan sudah merekrut pasien," terang Menkes.
Tiga produsen yang dijajaki Kemenkes itu berasal dari tiga negara dengan teknologi berbeda yaitu Jerman, Amerika, dan China. Menkes mengatakan dalam pertemuan Presiden Prabowo bersama Presiden China Xi Jinping beberapa waktu lalu turut membahas isu kesehatan salah satunya Tb. Sebab, salah satu kandidat produsen berasal dari China.
Menkes mengatakan China berhasil menggeser posisinya sebagai negara dengan kasus Tb tertinggi, kini berada di bawah India dan Indonesia.
"Nomor dua adalah faktor terakhir teknologi dasar vaksin yang bisa dilihat secara biologis di China, kita mendukung uji klinis level satu di negara ini dan ini adalah salah satu topik yang dimulai antara Pak Prabowo dan Xi Jinping," tutur Menkes. (Ant/H-3)
Dinkes terus memperkuat kerja sama dengan puskesmas serta berbagai yayasan atau lembaga kesehatan untuk menemukan kasus-kasus baru sedini mungkin.
Di Kalimantan Barat, capaian deteksi kasus dan keberhasilan pengobatan masih belum optimal, sementara cakupan Terapi Pencegahan Tb (TPT) pada anak masih rendah.
Selain penemuan kasus secara aktif, upaya ini juga diimbangi dengan pemberian obat yang tepat dan langkah pencegahan, antara lain dengan pemberian Terapi Pencegahan Tb.
Pemerintah menegaskan percepatan eliminasi tuberkulosis (Tb) sebagai langkah darurat nasional, menyusul tingginya angka penularan dan kematian akibat penyakit tersebut.
Estimasi kasus Tb di Indonesia mencapai sekitar satu juta kasus, namun hingga saat ini baru sekitar ratusan ribu kasus yang teridentifikasi dan tercatat secara medis.
Meski begitu ia tetap mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya pengentasan TB. Namun program eliminasi TB harus dipantau agar implementasinya optimal.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa vaksin Tuberkulosis (Tb) yang dikembangkan yayasan milik Bill Gates, yakni vaksin TBC M72, terbukti aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved