Hingga Pertengahan April 2026, Kasus Tuberkulosis di Bengkulu Capai 309 Orang

Marliansyah
23/4/2026 20:48
Hingga Pertengahan April 2026, Kasus Tuberkulosis di Bengkulu Capai 309 Orang
Ilustrasi(MI/Marliansyah)

KASUS Tuberkulosis (Tb) di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mencapai 309 orang selama tiga bulan terakhir pada 2026.

Sejak Januari hingga pertengahan April 2026, masyarakat yang terinfeksi penyakit Tb di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu,  telah mencapai 309 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Sri Martiana di Bengkulu, mengatakan, kasus Tb di Kota Bengkulu, masih tetap ada, dan masih cukup banyak yang ditemukan sejak Januari hingga pertengahan April 2026 mencapai 309 kasus.

"Dengan banyaknya masyarakat yang mengidap penyakit Tb menunjukkan masih terjadinya penularan yang cukup dominan sehingga memerlukan upaya penanganan yang berkelanjutan," katanya 

Tingginya temuan kasus Tb ini, lanjut dia,  merupakan hasil dari upaya aktif Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, dalam melakukan penelusuran dan deteksi dini sehingga semakin banyak penderita yang terdata untuk segera diobati.

Saat ini, Dinkes terus memperkuat kerja sama dengan puskesmas serta berbagai yayasan atau lembaga kesehatan untuk menemukan kasus-kasus baru sedini mungkin.

Upaya tersebut, dilakukan sebagai salah satu strategi Pemkot dalam mengendalikan penyebaran Tb.

"Jika orang yang batuknya sampai dengan 14 hari maka akan dilakukan pemeriksaan, apakah orang tersebut  mengidap Tb atau tidak karena  penting agar segera ditangan," imbuhnya.

Saat ini, kata dia, Pemkot terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Tb, cara penularan dan  pentingnya pengobatan yang tuntas.

Salah satu tantangan dalam penanganan Tb adalah kepatuhan pasien dalam menjalani terapi yang membutuhkan waktu cukup lama.

Kesadaran dan peran aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam memutus rantai penyebaran Tb sehingga ke depan angka kasus dapat terus menurun dan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya